KOTA GORONTALO
Trending

TERNYATA 12 TAHUN PDAM KOTA TIDAK PERNAH MENAIKAN TARIF, SAAT CORONA, WALIKOTA GRATISKAN 1000 PEMASANGAN BAGI MBR

Laporan : Tim Kabar Publik (JMSI)

Editor : Mahmud Marhaba

KOTA GORONTALO [KP] – Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) se Indonesia melakukan pembenahan dari sisi pelayanan dan dasar tarif pelanggan. Hal ini sesuai dengan ketentuan Permendagri no 71 tahun 2018. Untuk PDAM Kota Gorontalo sendiri juga mengacu pada Permendagri tersebut dan berdasarkan Peraturan Walikota no 44 tahun 2019.

Oleh karean itu, sejak tahun 2019 lalu, pihak PDAM Kota Gorontalo menyesuaikan tarif pelanggan air minum berdasarkan Peraturan Walikota nomor 44 tahun 2019 itu. Bahkan kenaikan tarif ini sudah dilakukan sosialisasi ke semua pelanggan melalui sosialisasi ditingkat kecamatan di seluruh wilayah Kota Gorontalo.

Hal ini ditegaskan oleh Plt. Direktur PDAM Kota Gorontalo, Isman Darise. Alumni Universitas Samratulangi Manado itu mengatakan jika PDAM Kota Gorontalo sudah 12 tahun tidak pernah melakukan revisi kenaikan tarif pelanggan iar minum yang dikelolah oleh PDAM Kota Gorontalo melalui Perwako nomor 44 itu.

“Proses pelaksanaan penyesuain tarif PDAM disampaikan sejak tahun 2018, mengingat kewajaran tarif yang berlaku ditetapkan sejak tahun 2008. Jadi PDAM Kota Gorontalo menunggu waktu 12 tahun baru ada perobahan tarif, dan hal ini jika ditinjau dari sisi bisnis sudah tidak memenuhi syarat dan masuk akal, karena dalam waktu 12 tahun baru melakukan penyesuaian tarif,” ungkap Isman menjelaksan hal ini ke media kabarpublik.id.

Dirinya mengatakan jika dari sisi inflasi, PLN saja sudah 3 kali menaikan tarif. Demikian pula dengan BBM yang sudah menaikan tarif sebanyak 2 kali, belum kenaikan faktor lain yang sangat berpengaruh pada operasional PDAM sejak tahun 2008.

Untuk mempertahankan kelangsungan operasional maka penyesuian tarif air wajib dilakukan. Ini dilakukan agar usaha mempertahankan kelangsungan dan kontunuitas produksi PDAM bisa hidup di di Kota Gorontalo.

“Dalam aturan Permendagri nomor 71 tahun 2018, sudah mengatur bahwa setiap 1 (satu) tahun tarif PDAM seluruh Indonesia harus dikaji dan ditinjau supaya terupdate seperti Badan Usaha lainya,” ungkap Isman.

Gratis Pemasangan 1.000 Pelanggan Hadapi Virus Coron Serta 2 Bulan Bebas Tarif

Dalam mengahdapi persoalan nasional bahkan dunia terkait pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kota Gorontalo, Walikota melalui kebijakannya menempuh proses biaya gartis bagi 1.000 Masyarakat Berpengahasilan Rendah (BMR).

Diketahui, tahun 2019, PDAM Kota Gorontalo menerima bantuan kepada 1.000 pelanggan Masyarakat Berpengahasilan Rendah (BMR) yang merupakan bantuan dari Cipta Karya Pusat.

“Pak Walikota mengambil kebijakan untuk memberikan bantuan gratis kepada 1.000 Masyarakat Berpengahasilan Rendah (BMR) yang pengaturannya dilakukan oleh tim teknis PDAM,” ungkap Isman sambil menambahkan jika yang dimaksud gratis hanyalah kepada mereka yang dikategorikan MBR sekaligus gratis 2 bulan pembayaran iuran, yang juga ditegaskan Jubir Walikota Gorontalo, Mahyudin Laliyo kepada media ini.

Isman Daride menghimbau agar masyarakat Kota Gorontalo menjaga PDAM ini agar tetap berlangsung kehidupannya. “ Jangan jadikan PDAM kehidupannya bagaikan lilin yang hanya diperhatikan cahayanya saja dan tidak memperdulikan badannya, tapi jadikan PDAM seperti lampu botol, selain perlu cahayanya, Botolnya pun harus dijaga, diisi minyak dan jangan sampai pecah,” ungkap Isman sambil berharap dukungan masyarakat Kota Gorontalo termasuk para pelanggan air PDAM.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker