HUKRIMJABARNASIONAL

AKHIR KISAH PERJALANAN SANG RESIDIVIS KELAS KAKAP

Laporan : Muh Yadi (JMSI)

Editor : Mahmud Marhaba

BANDUNG [KP] – Mencuri sepeda motor merupakan pekerjaan sehari – hari, dalam aksinya yang dilakukan oleh tersangka Yayan (31) warga Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat. Profesi sebagai pemetik sepeda motor dengan keahliannya, raib hanya sekejap.

Yayan (31) residivis kelas kakap, keluar masuk penjara hal terbiasa dalam hidupnya. Keahliannya memetik sepeda motor tidak diragukan lagi, peralatan yang ia miliki pun cukup membantu dalam melaksanakan aksinya. Ini merupakan aksi yang ke 43 kalinya kembali berurusan dengan polisi.

Kapolres Cimahi AKBP M. Yoris Maulana Yusuf Marzuki, Kamis (20/02/2020) di Mapolres Cimahi Jl. Jenderal Amir Mahmud Kota Cimahi melalui Kapolsek Padalarang Kompol Supriati mengemukakan. “Tersangka dalam melakukan aksi kejahatannya sangat begitu cepat, setiap hari selalu mendapatkan hasil motor curiannya,” ujarnya.

Yayan (31) berhasil dibekuk oleh Satuan Reskrim Polsek Padalarang pada, Jum’at, 14 Januari 2020 di Kampung Purabaya Desa Jaya Mekar Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Sebelum terjadinya penangkapan terhadap tersangka, pihaknya meminta bantuan kepada masyarakat.

Kompol Supriati menambahkan, dari pengakuan tersangka Yayan memiliki jaringan sebagai penadah di beberapa wilayah. Kadang adanya pesanan dari konsumen, hasil curiannya dijual seharga Rp. 2,5 juta untuk sepeda motor jenis metic.

Saat ini pihak kepolisian turut mengamankan penadah sepeda motor hasil curian dari Yayan yaitu Esih alias Edi. Sementara tiga orang penadah lainnya masing – masing Farid, Abidin dan Endang masih dalam pengejaran kepolisian. “Dia memiliki jaringan penadah di wilayah Cianjur, pihak kami akan melakukan pengembangan,” tegasnya.

Residivis Yayan (31) di Mapolres Cimahi. (Gambar Dok. Polres Cimahi)

Berbagai sumber masyarakat Padalarangan yang dihimpun kabarpublik.id dilapangan mengatakan  Tersangka Yayan terkenal oleh masyarakat Bandung dengan sebutan Gang Maut (sadis). Setiap aksi kejahatannya mereka tidak segan-segan melukai korbannya. Dia juga terkenal penjahat yang keluar masuk penjara. Harapan masyarakat agar pihak Kepolisian memberikan hukuman seberat beratnya.

“Harapan kami agar pihak kepolisian memberikan hukuman yang seberat beratnya, kalaupun di selesai menjalani hukuman sudah pasti akan kembali berbuat kejahatan” ucap Wawan (35) salah satu warga Padalarang Jumat (21/02/2020).

Pencuri motor yang satu ini benar – benar lincah dan licin. Beberapa waktu lalu di wilayah Padalarang terjadi peristiwa pembegalan sepeda motor jenis metic. Hanya dengan hitungan detik, pelakunya menghilang bersama hasil begalannya. Ketika petugas Polisi datang, pelaku sudah tidak ada. Meskipun dilakukan pengejaran oleh pihak Kepolisian namun nihil.

Menurut Ajiz (40) yang tidak mau disebutkan alamatnya mengatakan. Diduga kuat Yayan melakukan aksi kejahatannya bukan seorang diri sebagaiman pengakuannya terhadap Polisi. Ajiz meminta kepada pihak Kepolisian lebih meningkatkan patroli diberbagai wilayah di Kabupaten Bandung Barat yang dianggap titik rawan kejahatan.#[KP].

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
http://Vidyaamaliah.co.id
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button