BERITA

POLRES GORONTALO UNGKAP PENEMUAN MAYAT MENGEGERKAN DIAWAL TAHUN

Laporan : Hidayat Mokambu
Editor : Mahmud Marhaba

KABGOR [KP] – Kepolisian Resort Gorontalo mengungkap penemuan mayat di Desa Padengo Kecamatan Limboto Barat. Kapolres Gorontalo AKBP Ade Permana dalam keterangan pers, Senin (06/01/2020) di Limboto mengungkapkan, penemuan mayat yang menggegerkan pada awal tahun itu murni kasus penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.

AKBP Ade Permana mengungkap, kronologi kejadian bermula dari percekcokan antara Basri Kandipa alias Ari (30)  dengan iparnya sendiri yang bernama Usu yang kala itu dalam suasana merayakan pergantian tahun.

“Karena keduanya sudah dalam pengaruh minuman beralkohol sehingganya kedua pria tersebut sudah tidak dapat mengendalikan diri mereka”, ungkap Ade Permana.

Efek miras nampaknya telah merusak kesadaran Usu hingga mabuk. Pada pukul 08:00 pagi, ARI (korban) mengajak Usu (yang kini menjadi tersangka) untuk kembali kerumah. Sayangnya ajakan itu ditolak dengan alasan masih ingin bergoyang.

“Jadi dalam kondisi itu, terjadilah perkelahian antar keduanya. Setelah itu mereka berdamai dan pulang ke rumah. Hingga sampai di rumah ternyata perkelahian itu kembali terjadi dan mengakibatkan Usu (TSK) jatuh sampai ke lantai” ungkapnya.

Tak terima hal itu, tambah AKBP Ade Permana,  Usu balik menendang bagian perut Ari. “Si Ari pun langsung pergi menghilang”, kata Ade Permana.

Berselang satu hari, Ari ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Berdasarkan hasil otopsi korban meninggal dunia karena tendangan dari Usu yang mengenai perut sehingga mematahkan tulang rusuk dan menembus jantung.

Atas kejadian tersebut, pelaku dikenakan hukuman berdasarkan Pasal 338 Subs dan Pasal 351 Ayat (3) KUHP.

Saat ini pelaku diamankan di Polres Gorontalo beserta sejumlah barang bukti. [KP].

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker