KOTA GORONTALO

WALI KOTA BEBASKAN PAJAK UNTUK WARKOP AMAL, INI ALASANNYA

Laporan : Hidayat (JMON)

Editor : Mahmud Marhaba

KOTA GORONTALO [KP] – Konsep warung kopi yang kian menjamur hampir disetiap sudut kota membuat perekonomian di Kota Gorontalo meningkat. Berbagai konsep yang dibangun untuk membuat daya tarik pengunjungnya. Tentu, sebagai pengusaha, sudah barang tentu melirik keuntungan dari usaha yang dibangunnya.

Namun, hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh pengelolah Warkop Amal. Usaha yang dimiliki oleh H. Ramli ini menerapkan konsep 100 persen keuntungan diberikan untuk operasional panti asuhan dan pondok pesantren.

Dengan konsep sosial yang tinggi, akhirnya, Pemerintah Kota Gorontalo dibawah kepemimpinan Marten Taha dan Ryan Kono, membebaskan beban pajak restoran dan rumah makan kepada Warkop. Ini diberlakukan sejak November 2019.

Kebijakan ini disampaikan Wali Kota saat menghadiri perayaan ulang tahun Warkop Amal yang dirangkaikan dengan penyerahan santunan hasil keuntungan Warkop Amal kepada perwakilan panti asuhan, Selasa (31/12/2019).

“Ini konsep yang sangat membanggakan bagi kita semua, termasuk kami di pemerintah Kota Gorontalo. Karena konsepnya untuk kegiatan sosial dan keagamaan maka pemerintah Kota Gorontalo membebaskan Warkop Amal dari pajak, baik itu pajak restoran dan rumah makan, juga bebas dari retribusi lainnya termasuk parkir,” kata Wali Kota.

“Setiap orang yang membuka usaha itu sudah pasti mencari keuntungan, namun mencari keuntungan untuk diamalkan itu sangat luar biasa,” lanjut Wali Kota.

Ramli Anwar sang pemilik Warkop Amal mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Gorontalo, yang telah membebaskan pajak restoran dan rumah makan kepada Warkop Amal.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Wali Kota Marten Taha, yang telah membebaskan Warkop Amal dari pajak rumah makan dan restoran. Dimana sebelumnya kami diwajibkan membayar pajak sebesar 10 persen, dan setelah kami menyurat secara resmi dan menyertakan alasan, alhamdulillah kami dibebasakan dari pajak sejak November 2019 dengan alasan kepentingan sosial,” ungkap Ramli.

Hasil dari keuntungan yang diperoleh Warkop Amal terkumpul sepanjang tahun 2019 mencapai 127 juta rupiah, dan seluruh keuntungan tersebut disumbangkan ke panti asuhan dan pondok pesantren Al-Islam.#[KP/HMS]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker