JAKARTAPOLITIK

INI LANGKAH STRATEGIS YANG AKAN DILAKUKAN AH PASCA MUNAS GOLKAR X

Laporan : Jarber SMSI.
Editor : Mahmud Marhaba.

JAKARTA [KP] – Munas X Partai Golkar akan berakhir hari ini, Jum’at (06/12/2019). Berbagai keputusan telah ditetapkan dalam agenda rapat komisi, baik keputusan strategis jelang Musda maupun kebijakan menghadapi Pilkada 2020 dan menyongsong Pileg dan Pilpres 2024.

Ketua Umum terpilih, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers, Kamis (05/12/2019) memaparkan berbagai program prioritas yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti keputusan Munas 2019 ini.

Nampaknya Golkar akan mempertajam terobosan yang sudah dilakukan pada periode yang lalu. Airlangga mengatakan program prioritas sukses penggalangan pemilih, mulai dari pemilih pemula sampai pemilih fungsional, agar elektabilitas partai Golkar meningkat. Ini tentunya, kata Airlangga untuk menghadapi Pilkada 2020, Pileg dan Pilpres, serta menyelesaikan konsolidasi organisasi.

Konsolidasi organisasi pasca Munas dilakukan karena pengurus tingkat I dan II akan mengadakan Musda.

Golkar Academic
Pembenahan yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah sesegera mungkin melakukan pelatihan kader dengan membuat Golkar Académy. “Ini akan menjadi bagian daripada pelatihan kader sekaligus sekolah untuk kebijakan publik,” kata Airlangga kepada wartawan saat dilakukan konferensi pers, Kamis (05/12/2019). Disamping itu, Partai Golkar akan melembagakan Lembaga Saksi, yang saat Pemilu kemarin Golkar punya program Saksiku, dimana saksi ini sudah gunakan aplikasi digital.

Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024, Airlangga Hartarto mempertegas kembali terkait agenda politik nasional kedepan.

“Agenda politik nasional, yang jangka pendek seperti yang disampaikan pak Presiden saat pembukaan Munas Golkar. Partai Golkar ungkap Airlangga, mendukung prioritas undang undang omnibus law di perpajakan maupun cipta kerja, dimana dua duanya dibahas di rapat Komisi.

“Partai Golkar ditugaskan mengawal proses tersebut karena menjadi awal daripada kebijakan ekonomi. Dan tentu berkaitan dengan aspirasi daerah dimana Partai Golkar mempunyai banyak sekali tokoh tokoh yang duduk di DPRD tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten/kota,” ungkap Ketum baru Partai Golkar itu.

Diketahui, salah satu rekomendasi Munas Golkar X adalah memberikan mandat kepada Ketum untuk memberi keputusan terkait Pemilu di 2024, baik terkait strategi, terkait koalisi maupun calon.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker