BOGORGORONTALO

RESPON PROGRAM PRESIDEN, NELSON SATUKAN PERSEPSI BERSAMA FORKOPIMDA

Laporan : Jarber SMSI (Ati Modjo)
Editor : Mahmud Marhaba

BOGOR [KP] – Wajah kepala daerah nampak berseri-seri usai mendengar pidato Presiden Joko Widodo pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda se Indonesia yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC) di Bogor, Rabu (13/11/2019).

Ada angin segar yang disampaikan Presiden terkait rencana menyukseskan semua program pemerintahan di periode Kedua Jokowi-Amin hingga tahun 2024 mendatang.

Presiden sudah memutuskan untuk tidak lagi terjadi kriminalisasi kepada para kepala daerah termasuk kepala OPD yang merupakan perpanjangan tangan kebijakan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Bupati Nelson Pomalingo, dalam keterangannya kepada kabarpublik.id yang tergabung di Jarber SMSI mengatakan bahwa inilah yang diharapkan.

“Kita boleh saja perencanaannya baik, kita boleh saja punya uang yang banya, tetapi antar orang yang melaksanakan tidak sinergi maka itu akan mengakibatkan kegagalan,” ungkap Prof Nelson ditengah-tengah berlangsungnya Rakornas, Rabu (13/11/2019).

Dikatakan Nelson, ini harus menjadi filosofi kita semua termasuk aparat hukum, karena menjadi problem sesungguhnya pada aparat hukum. “Kita punya roh yang sama untuk membangun daerah in, Gubernur, Bupati dan Walikota merupakan eksekutor untuk merancang, sementara aparat hukum merupakan pengawas dari pada proses ini dan kita harus memiliki roh yang sama untuk membangun daerah ini,” tegas Nelson dengan penuh optimis atas sinergitas kedepan.

Aparat hukum kata Nelson, harus jeli melihat apabila ada sesuatu yang mulai keliru, maka diingatkan. Dirinya pun mengakui eksekutif sangat capek dengan kondisi selama ini.

“Jujur saja bahwa kita eksekutif sangat capek menghadapi persoalan ini, maka ini harus disadari bersama dan itu merupakan keinginan lpak Presiden, bagaimana sinergisme kesadaran bersama dengan tujuan yang sama dalam membangun negara meningkatkan kesejahteraan rakyat. Maka ini yang harus dilakukan, apalagi sekarang ini dengan adanya kecepatan berpikir dan kecepatan IT maka hasilnya harus yang terbaik,” ungkap Nelson kepada media ini.

Terkait disorotinya daerah lambat melakukan proses tender Nelson mengatakan bahwa di daerah banyak banyak perusahaan yang tidak qualified sehingga kalaupun diberikan cepat, tetap akan jadi lambat.

“Tender khan adalah proses administrasi, tetapi meskipun dia baik terkadang teknis hasil kerjanya tidak baik dia punya track record yang tidak baik pula. Jadi kita tidak hanya melihat sisi administrasi namun memperhatikan track record perusahannya juga,” tegas Nelson sambil tetap meminta agar ini juga jaci perhatian inspektorat dan penagak hukum di kabupaten Gorontalo nanti.

Untuk menjawab dan menindaklanjuti keinginan Presiden, maka Bupati Gorontalo ini akan segera melakukan pertemuan setelah Rakornas ini.

“Saya akan segera membentuk pertemuan guna menindaklanjuti daripada hasil Rakornas ini apa yang kita harus kita bicarakan bersama untuk menyamakan persepsi hasil Rakornas ini,” ungkap Nelson.

Diakuinya bahwa Forkopimda di kabupaten Gorontalo sangat baik hubungannnya satu dengan yang lain. Bahkan Nelson pun sangat terbuka dengan Kajari terkait kinerja Pemda.

“Silahkan periksa hasil kinerja Pemda, kalau ada kesalahan tunjukkan, kalau ada hal-hal administrasi terjadi kesalahan, ya mari kita benahi tapi jika ada keinginan korupsi didalamnya, maka itu kita pun bersama-sama untuk babat, bersihkan dari niat kita membangun daerah dan bangsa ini,” kata Nelson.

Bukan hanya Forkopimda, tetapi Nelson juga akan bertemu dengan masyarakat. Dirinya akan coba untuk memberikan pemahaman yang sama kepada masyarakat terkiat hasil Rakornas di Bogor.

Kita ini diberikan kewenangan untuk membangun daerah, kepada masyarakat untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat bukan mematikan, tetapi ini sesuatu yang harus dibangun bersama.

“Saya senang mereka mengkritisi saya dalam menjalankan pemerintahan ini, dan jangan dimatikan daya kritis tersebut, tetapi kita hargai sepanjang tidak menyentuh hal yang sifatnya privasi,” tegas Nelson sambil meminta masyarakat me dukung program pemerintah baik tingkat pusat hingga ke tingkat Desa.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker