BONEBOL

PENERTIBAN PASAR ILEGAL DI PAUWO BERLANGSUNG RICUH

Laporan : Tim Kabar Publik (Jarber SMSI)
Editor : Mahmud Marhaba

BONEBOL [KP] – Penertiban pasar ilegal di jalan sawah besar Desa Pauwo Barat , Kecamatan Kabila, Bone Bolango berlangsung ricuh, kamis (31/10/2019). Penertiban yang dilakukan tepat pukul 10.00 wita oleh anggota Satpol PP Bonebol itu nampaknya mendapat perlawanan keras dari para pedagang. Pasalnya, para pedagang ilegal ini enggan dilakukanya proses penertiban oleh petugas Satpol. Hal ini yang memicu terjadinya ketegangan antara pedagang dan petugas Satpol.

Meski sempat terjadi adu mulut, Namun upaya penghadangan itu tak berlangsung lama. Amukan warga yang sempat menghalang-halangi penggusuran itu mampu di redam oleh petugas. Sedikitnya 50 anggota Satpol yang diturunkan itu langsung menerobos aksi blokade yang dilakukan para pedagang. Tercatat ada sedikitnya 15 lapak dagangan milik para pedagang itu lantas di tertibkan.

Semntara itu, saat dikonfirmasi melalui Kabid Trantib Satpol PP Bone Bolango, Iwan Hadju mengatakan penertiban ini sudah yang ke tiga kalinya dilakukan pihaknya. Menurutnya Berbagai pendekatan sudah dilakukan kepada para pedagang. Namun upaya itu tak juga membuat para pedagang ini ingin direlokasi.

“Sebelum terjadi penggusuran ini sudah berulang kali di sampaikan kepada pedagang untuk tidak berjualan di tempat ini tetapi para pedagang tetap bersikeras, karena hal ini tidak dapat dilakukan dengan musyawarah maka hari ini kita akan mengeksekusi.” ungkap Kabid Trantib Satpol PP Bonbol, Iwan Hadju

Iwan Hadju pun menambahkan, ” Penggusuran ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan sekitar 15 lapak yg sudah di bongkar.
Setelah kejadian berlangsung terjadi negosiasi antara pedagang dan petugas.
barang-barang yang sudah di bongkar tidak akan disita oleh petugas dengan syarat tidak akan ada lagi yang berjualan di tempat ini. apabila ditemukan berjualan lagi maka dengan sangat terpaksa penggusuran ini akan kembali dilakukan.” Tegas Iwan Hadju. # [KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Vidiyaamaliah.co.id
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button