BONEBOL

PEMKAB BONE BOLANGO MAKSIMALKAN ANGGARAN KEBUTUHAN DASAR. APA TARGETNYA?

Laporan : Rizky Umar (Jarber SMSI)
Editor: Mahmud Marhaba

BONE BOLANGO [KP] – Pencapaian di sektor pendidikan dan kesehatan nampak menjadi target bagi Pemda Kabupaten Bone Bolango pada Tahun 2020. Hal itu terlihat dari dimaksimalkannya anggaran pada kedua sektor kebutuhan dasar masyarakat tersebut.

Dalam rapat paripurna penyerahan nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD tahun anggaran 2020 kepada DPRD Bone bolango, Rabu (30/10/2019), Bupati Hamim Pou dalam pidatonya mengungkapkan, pihaknya mengalokasikan aggaran sebesar 20,74% untuk program kesehatan, dan 21,43% untuk program pendidikan.

Dengan demikian belanja untuk sektor kesehatan di daerah ini mencapai Rp. 219,421 miliar dan pendidikan berkisar Rp168,912 miliar.

Untuk membangun sektor kesehatan Bupati Hamim antaranya menyebut anggara jaminan kesehatan bagi masyarakat (BPJS Kesehatan), lanjutan pembangunan RSUD Toto Kabila, pengembangan Puskesmas dan akreditasi, pengadaan alat kesehatan di RS dan Puskesmas, makanan tambahan bagi Bumil, Balita dan Lansia, penyediaan sarana dan prasarana KB, fasilitasi kegiatan Kabupaten Layak Anak, penurunan angka stunting.

Pada tahun 2020, Pemkab Bone Bolango juga melakukan penguatan implementasi GERMAS, insentif dokter dan tenaga kesehatan, penyediaan ambulance emergency 555, penyediaan alat pacu jantung, festival sanitasi bersih, pelaksanaan KKS (Kabupaten Kota Sehat), bantuan untuk para janda tus, lansia dan anak yatim, serta anggaran asuransi ketenagakerjaan.

Bupati Hamim menjelaskan, target anggaran belanja sektor kesehatan itu sasarannya meliputi angka harapan hidup 67,85%, prevalenci gizi buruk 0,36%, angka kematian bayi (Per 1000 KLH) 12%, AKI (Per 100.000 KLH) 233, cakupan masyarakat miskin terlayani JKN 98,8%, cakupan BOR, LOS, TOI, BTO, NDR, GDR Rmh sakit 6.500 Pasien, cakupan pasien yang tertangani dokter spesialis 16.000 pasien, dan cakupan layanan kesehatan masyarakat miskin 99,%.

Di sektor pendidikan anggaran sebesar Rp168,912 Miliar nampak akan dimaksimalkan untuk peningkatan akses dan kualitas, yakni, dengan program prioritas meliputi beasiswa Bone Bolango Cerdas (BBC) bagi 1.000 orang untuk mahasiswa S1, S2, S3 dan luar negeri.

Program lainnya, lanjut Hamim, meliputi sarana operasional pendidikan bagi 252 TK-PAUD, pendidikan kesetaraan pusat kegiatan belajar masyarakat 18 PKBM, sarana pendidikan, RKB,  laboratorium, ruang guru dan jamban untuk  SD dan  SMP, penyediaan buku bagi perpustakaan sekolah daerah dan desa, kenaikan insentif guru kontrak, guru terpencil, operator Dapodik, pembuatan dan digitalisasi Kamus Bahasa Bonda (Suwawa), pencetakan kamus Bahasa Bulango.

Bupati yang turut didampingi Wakil Bupati Mohamad Kilat Wartabone, menegaskan, anggaran pendidikan tersebut juga diarahkan untuk pembuatan buku 17 tahun Bone Bolango (Kisah Perjalanan Kebudayaan, pengadaan kendaraan operasional bagi guru berprestasi, anggaran untuk festival Budaya Polopalo dan Indosiana, pembinaan pemuda milenial, dan  pembinaan olahraga berprestasi.

Adapun target anggaran pendidikan tahun 2020 itu, jelas Bupati, yakni angka putus sekolah SD/MI 0,8%, angka putus sekolah jenjang SMP/MTs 0,12%, angka partisipasi murni (APM) SD/MI 94,46%, APM SMP/MTs 63,79%, angka rata-rata lama sekolah 8,86%, angka melek huruf 99,62%.

“Selain itu, untuk peningkatan siswa miskin melanjutkan ke pendidikan tinggi 500 siswa, meningkatnya guru berkualifikasi akademik S1/D-IV 89%, dan pertumbuhan pengunjung perpustakaan,” urai Bupati Hamim yang juga mantan Ketua PWI Gorontalo itu. # [KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker