POHUWATO

HAMKA NENTO MINTA SOSIALISASI PENANGANAN STUNTING MENGIMBAS

Laporan : Jundi Da’i ( Jaber SMSI)
Editor: Mahmud Marhaba

POHUWATO [KP] – Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyelenggarakan sosialisasi penyelenggaraan pendidikan keluarga pada 100 Hari Kehidupan Pertama (1000 HPK) kepada Anggota TP. PKK, dan kalangan pelaku pendidikan anak usia dini. Sosialisasi dibuka Assisten Kesra Hamka Nento, Rabu (16/10/2019)  di Gedung Panua Kantor Bupati.

Asisten Kesra Hamka Nento menekankan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek dari usianya. “Tentu kata kunci ada pada ibu atau orang tua dari anak stunting”, ucapnya.

“Artinya kalau ibu yang merawat anak tidak memperhatikan anaknya maka perhatian untuk kehidupan anak tersebut tidak diperhatikan. Karenanya anak sangat membutuhkan perhatian, sentuhan, bimbingan, maupun perawatan,” terangnya.
 
Dilakukannya pembekalan pengetahuan stunting melalui sosialisasi bagi kader PKK dan kalangan pendidikan tersebut, diharapkan bisa mengimbas kepada para ibu rumah tangga.

“Makanya, ibu perlu memberi intens, jangan hanya terfokus pada pekerjaan atau lainnya sementara kewajiban dalam mengurus dan merawat anak terabaikan. Akibatnya anak menjadi tidak terurus gizi dan makanannya”, ujar Hamka.

Ia mengungkapkan, ada kurang lebih 162 juta balita diseluruh dunia dan di Indonesia sekitar 8 juta yang mengalami stunting, termasuk di Pohuwato.

“Untuk itu melalui pertemuan ini tolong perhatian keluarga terutama sang bapak dalam memberi pemenuhan gizi untuk anak-anak, begitu Pun demikian untuk ibu besar peranannya dalam menangani stunting ini”, harapnya. # [KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker