KABGOR

HANYA TIGA HARI SAJA, BESARAN DANA PILKADA KABGOR DIPUTUSKAN, BESOK SIAP DICAIRKAN

Laporan : R. Ramadhani (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba

KABGOR [KP] – Dana tahap pertama untuk Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kabupaten Gorontalo tahun 2020 akan dicairkan Jumat besok (04/10/2019). Dana bernilai miliaran tersebut akan dicairkan ke rekening Bawaslu kabupaten Gorontalo dan KPU Kabupaten Gorontalo. 

Dana Pilkada untuk Bawaslu total Rp. 12.681.164.000 dan KPU Rp. 32. 150.000.000 yang akan dicairkan tahap pertama, ke Bawaslu sebesar Rp.500 Juta dan untuk KPU 750 Juta, sementara sisa masing-masing dana baik itu Bawaslu maupun KPU akan dicairkan secara bertahap mulai bulan Januari tahun 2020.

Hal ini yang disampaikan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo ditemui usai penadatanganan naskah perjanjian hibah daerah pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo untuk Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020, Kamis (03/10/2019) di ruang kerja Bupati Gorontalo.

Bupati Nelson berharap, dana diberikan dapat menunjang pekerjaan, baik KPU dan Bawaslu sehingga proses demokrasi yang dilaksanakan tahun 2020 akan berjalan dengan baik. Ia juga berharap koordinasi terus dilakukan karena kata Nelson, dana ini hanya menjadi penunjang, namun koordinasi yang utama.

“Hasilnya hari ini, hanya tiga hari kita berkomunikasi semua selesai,” tutur Nelson.

Apalagi kata Nelson, tahun 2020 kalau ada komunikasi terus maka semuanya akan berjalan dengan baik, lancar dan sukses. Hal ini sesuai pengalaman pada Pemilihan Pilpres dan Caleg berjalan baik dan sukses.

“Padahal jumlah penduduknya banyak, jumlah TPS banyak tapi hal-hal yang krusial tidak terjadi disini, ini karena kolaborasi antara kita bersama sangat baik,” ungkap Nelson lagi.

Ketua KPU Kabupaten Gorontalo, Rasid Sayiu mengatakan, Insya Allah dana ini sudah cukup untuk  penyelenggaraan seluruh tahapan Pemilu tahun 2020 yang akan dimulai tahun ini.

Memang kata Rasid, awalnya KPU mengusulkan 40 Milyar, tetapi setelah dilakukan rapat berulang kali dengan TAPD, kurang lebih tiga kali serius mengadakan rapat dan mengurangi beberapa kegiatan didapatkan angka 32 Milyar sekian.

“Sebetulnya di 40 milyar itu, kami kemarin sudah menyiapkan untuk anggaran pemungutan suara ulang. Tetapi dengan keluarnya surat KPU no. 1312, itu dihilangkan dulu, menurut surat itu,” Imbuhnya.

“Tapi setelah kita berdiskusi dengan pemerintah daerah, TAPD khususnya, maka kita memangkas itu. dari tujuh kita kurangi empat pasangan, jadi satu perseorangan dan tiga dari partai politik dan itu pengurangan cukup signifikan karena selain berkurang jumlah pasangan calonya, juga berkurang alat peraga kampanye,” tukasnya.

Masih kata Rasyid, berdasarkan PKPU no. 15 tahapannya dimulai Oktober, tanggal  26 Oktober KPU Insya Allah KPU menetapkan dan mengumumkan syarat dukungan untuk calon.

“Awal Oktober ini tahapan kita sudah dimulai, seluruh tahapan kalau berdasarkan PKPU 15  itu selama 12 bulan sejak September 2019 hingga September 2020,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu kabupaten Gorontalo, Wahyudin M. Akili menegaskan  jika anggaran yang disetujui bisa mencukupi untuk pengawasan tahapan Pilkada nanti.

“Kita sudah melakukan rasionalisasi sebanyak 3 kali, sehingga bagi kami proses rasionalisasi ini kita lakukan bersama dan konvrensif bersama pemerintah daerah dan Banggar, jadi dana yang disepakati saat ini yang menjadi keputusan bersama, Insya Allah kami sudah jamin untuk Pengawasan seluruh tahapan Pemilu kepala daerah tahun 2020 nanti,” tandas Wahyudin.#[KP/HMS]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker