GORONTALOKABGORPARIWISATA

MAMPU SEDOT PESERTA TERBANYAK, MOPOBIBIE PECAHKAN REKOR MURI

Laporan : Moh. Afandi (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba

KABGOR [KP] – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar kegiatan Goyang MOPoBiBi Kolosal dalam rangka Calender of Event Festival Pesona Danau Limboto 2019, Ahad (22/09/2019) pukul 06:30 Wita, bertempat di pelataran Menara Pakaya dan ruas-ruas jalan Limboto  Kabupaten Gorontalo.

Bupati Kabupaten Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, M.Pd membuka langsung sekaligus memberikan sambutan, yang turut hadir Sekda, Ketua TP. PKK, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD/Camat bersama seluruh staf, tamu undangan dan seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo yang begitu antusias.

Sekurang-kurangnya sebanyak 75 ribu peserta mengikuti Goyang Mopobibi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo, dihari Kedua pelaksanaan Festival Pesona Danau Limboto (FPDL) Tahun 2019.

Peserta terbanyak mampu catatkan Mopobibie pada Rekor Muri, Minggu (22/09/2019)

Dengan Jumlah peserta sebanyak itu, goyang Mopobibi yang menjadi ikon baru Kabupaten Gorontalo tersebut berhasil mencatatkan Rekor MURI khususnya di tingkat Nasional. Sebelumnya, jumlah peserta Goyang Mopobibi terbanyak hanya  tiga ribu orang.

Adapun peserta yang hadir memenuhi sepanjang ruas jalan Pakaya Tower Limboto ini tidak lain adalah masyarakat Kabupaten Gorontalo secara umum. Bahkan, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo pun juga ikut melaksanakan Goyang Mopobibi tersebut bersama jajaran pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Bupati Nelson Pomalingo dalam sambutannya menegaskan, kaitannya dengan Goyang Mopobibi untuk tidak dilihat hanya dari goyangannya, melainkan juga semangat, kebersamaan, kebahagiaan, bahkan gairah membangun daerah.

“Saya melihat dari seluruh Desa hadir hari ini, bahkan dari beberapa orang ada yang dari luar Kabupaten Gorontalo yaitu dari Kabupaten Bone Bolango dan Pohuwato,” ungkap Bupati Nelson.

Ditambahkan Bupati Nelson, Goyang Mopobibi terdapat kesan untuk mempromosikan wisata di Kabupaten Gorontalo. Menurutnya, kata Mopobibi bukan dimaksudkan untuk riya, tapi sebagai salah satu upaya promosi.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
http://Vidyaamaliah.co.id
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button