HUKRIM

SAAT KE PASAR, SUAMI ISTRI JADI KORBAN JAMBRET, KAPOLDA PERINTAHKAN PELAKU TEMBAK DI TEMPAT

Laporan : Kipin Datukramat (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba

KABGOR [KP] –  Dua warga Desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru kabupaten Gorontalo, Risnawati Hasan (33) dan Melky Rasyid (29) mengalami nasib sial. Mereka di jambret saat menuju pasar Andalas Kota Gorontalo, Rabu (08/08/2019) pukul 05.00 wita.

Pasangan suami istri ini saat melintasi Jalan Ahmad A. Wahab dengan menggunakan bentor bertemu dengan orang yang tidak di kenal dan tiba tiba langsung menarik tas milik korban.

Terjadi aksi tarik menarik tas milik korabn dengan pelaku penjambretan. Akibatnya korban jatuh dan mengalami luka dibagian wajah dan lutut. Menurut keterangan korban yang disampaikan ke Kapolsek Telaga Biru, korban menggunakan jenis motor metic Vario dan mengenakan jaket hitam. Atas kejadian tersebut uang korban sejumlah 4 juta rupiah raib dibawa orang tidak kenal (OTK).

Kapolsek Telaga Biru IPDA Zulkifli Badu, S.T, M.Pd menjelasakan bahwa sudah ada sekitar 3 kejadian penjambretan khususnya di wilayah Telaga Biru di tahun ini.

“Semua kasus penjambretan tidak terungkap sampai dengan sekarang, hal demikian disebabkan tidak adanya laporan yang lengkap tentang identitas pelaku dan ciri-ciri pelaku sehingga pihak Kepolisian merasakan kesulitan untuk melacak siapa yang menjadi dalang dalam perampokan ini,” ungkap Kapolsek Zulkifli.

Terkait dengan maraknya penjabretan, Kapolda Gorontalo, Brigjend Pol Rachmad Fudail, MH melalui Kapolsek Telaga Biru memerintahkan jika pelaku melawan dan mengancam keselamatan maka ditembak di tempat.

“Jika pelaku tertangkap basah bagi para penjambret dan melakukan aksi perlawanan sehingga membahayakan keselamatan Polisi, maka harus di tembak di tempat. ,’’ ujar Zulkifli kepada media ini.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker