KABGOR

BUPATI NELSON TANTANG SATPOL PP LAKUKAN INOVASI BARU DALAM TUGASNYA

Laporan : Kipin Datukramat (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba

KABGOR [KP] – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tahun 2016 pejabat pemimpinnya selaku Kepala Kantor menjabat Eselon III dan tahun 2017 dinaikan menjadi Dinas dan pejabatanya sebagai Kepala Dinas sebagai Eselon II. Menurut Bupati Nelson aparat satpol PP jika dilihat jumlahnya terbanyak kedua setelah Dinas Dikbud maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.

“Artinya, Satpol PP terbanyak Kedua setelah Dikbud atau juga terbanyak Kedua dari Dinas Kesehatan,” Kata Bupati Nelson dalam pembinaan Aparat Satpol PP Kabupaten Gorontalo, Kamis (08/08/2019).

Dirinya mengatakan, dari sisi jumlah staf Satpol PP punya pengaruh besar dalam pembangunam termasuk pelayanan pemerintahan.

“Apa yang dibuat Satpol PP merupakan kebutuhan semua. Bukan hanya kebutuhan Bupati, Aparat ASN, Pimpinan OPD, tapi masyarakat Kabupaten Gorontalo kaitannya dengan pelayanan, pengamanan, kondusifnya wilayah serta ketertiban umum,” ujar Nelson.

Karena dasar itulah, mengapa sejak saya menjadi Bupati sejak awal bagaimana telah dipikirkan Eselonnya dinaikan guna perluasan Satpol PP  itu sendiri.

Nelson mengingatkan, Satpol PP harus menyadari bahwa dibutuhkan masyarakat termasuk penegakan Perda. Dalam menjalankan Perda harus dipahami tugas dan fungsinya dalam penertiban baik itu ASN maupun masyarakat.

Orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu juga meminta Satpol PP harus punya terobosan dan kreatifitas sendiri. Bahkan, kalau dapat Satpol PP melahirkan gagasan dan ide membuat Perda berkolaborasi dengan Dinas lain.

“Satpol PP berinisiasi membuat Perda baru dan berkoordinasi dengan OPD lain. Contoh dengan Dinas Peternakan menerapkan Perda hewan lepas, dengan Dinas Pertanian, Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan lain-lain yang sesuai tupoksi sebagai peningkatan pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Gorontalo,” pinta Nelson sambil mempertegas jika Perda ini merupakan pijakan paten karena yang mengalami dilapangan adalah Satpol PP.

“Inilah tantangan yang dihadapi Satpol PP termasuk penertiban, penyakit masyarakat contoh membantu aparat Kepolisian dalam pencegahan peredaran Narkoba, minuman keras, kekerasan pada anak dan perempuan yang butuh proses hukum,” lanjutnya.

Dalam rangka itu, Bupati Nelson meminta Satpol PP harus melaksanakan beberapa pembenahan. Benahi organsasi, tupoksi dipahami, bidang apa tugasnya. Jangan tumpang tindih sehingga kalau terjadi masalah semua bidang dan seksi memahami tupoksinya.#[KP/HMS]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
http://Vidyaamaliah.co.id
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button