HUKRIM

KADES MONAS KECAMATAN MONANO AKHIRNYA DITAHAN PIHAK POLRES GORONTALO TERKAIT DUGAAN KORUPSI DANA DESA

Laporan : Jaringan Berita SMSI (Arsad Tuna)

Editor : Mahmud Marhaba

 

LIMBOTO [KP] – Tim penyidik Polres Gorontalo Unit Tindak Pidana Korupsi pada malam ini Jumat  (05/07/2019) sekitar pukul 20.00 Wita berdasarkan Surat Perintah Penahanan : No.SP Han /48/VII/2019/Reskrim tertanggal 5 Juli 2019 telah melakukan penahanan selama 20 hari di Rutan Polres Gorontalo terhadap tersangka An. Drs. AS alias Zis selaku kepala Desa Monas Kecamatan Monano Kabupaten Gorontalo Utara dalam perkara dugaan tindak Pidana Korupsi  pengelolaan dana Desa di Desa Monas kecamatan Monano Kabupaten Gorontalo Utara tahun anggaran 2018 dengan nilai anggaran sebesar Rp.693.273.000, dengan kerugian keuangan Negara dalam perkara tersebut berdasarkan hasil audit BPKP perwakilan Gorontalo adalah Rp.192.209.229.64 (seratus sembilan puluh dua juta dua ratus sembilan ribu dua ratus dua puluh sembilan ribu enam puluh empat sen rupaih)

 

Adapun modus operandi atau perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh tersangka adalah  Dalam pengelolaan dana desa Kepala Desa Monas Drs. AS mengambil alih semua pekerjaan yang menggunakan dana desa dikerjakan sendiri tanpa melibatkan fungsi aparat desa lainya yang terkait.

 

Hal ini tersangka lakukan dengan cara mengambil seluruh anggaran dana Desa tahun 2018 dari tangan bendahara desa,  kemudian tersangka mengerjakan setiap item pekerjaan fisik tidak sesuai dengan juknis dan mekanisme dalam pengelolaan dana desa, serta Tersangka melakukan pekerjaan pembangunan fisik tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya dan gambar. Juga terdapat pekerjaan fiktif, dari beberapa kegiatan yang dilakukannya  Tersangka tidak dapat menunjukan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ)

 

Kasat Reskrim Polres Gorontalo, AKP Kukuh Islami, SH saat dihubungi awak media ini sesaat setelah penahanan tersangka di Rumah Tahanan Polres Gorontalo mengatakan atas perbuatannya tersangka Drs. AS disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 jo Pasal 18 Ayat (1) (2) (3)  Undang-undang 31 tahun 1999 Jo undang-undang No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasana Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

 

Sementara itu, Kanit 3 Tipikor Polres Gorontalo, Bripka Ismail Boudello, SH menambahkan bahwa kasus ini terungkap berdasarkan laporan masyarkat. “Ya, perkara ini kami proses setelah menerima laporan masyarakat yang dituangkan dalam Laporan Polisi nomor : LP/106/III/2019. Reskrim, tanggal 21 Maret 2019 dan Surat Perintah Penyidikan No : SP. Sidik/68/III/2019 Reskrim,” kata Ismail saat mendampimpingi Kasat Reskrim.#[KP-Arsad]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker