POHUWATO

SEKDA DJONI NENTO WARNING APOTEKER, GUNAKAN OBAT SESUAI RESEP DOKTER

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

MARISA [KP] – Penyalahgunaan dan penggunaan obat yang salah menjadi perhatian Sekretaris Daerah Pohuwato, Djoni Nento ketika membuka Sosialisasi dan Evaluasi Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) dan Optimalisasi Agent of Change (AoC) dalam rangka mendukung Germas di Kabupaten Pohuwato, Kamis (04/07/2019) di Hotel Grand Permai Marisa.

 

Dihadapan para Apoteker, Sekda Djoni Nento menegaskan, masalah penggunaan obat, penjualan obat bebas termasuk bahan kosmetik yang cukup berbahaya. Kadang obat itu disalahgunakan oleh anak-anak siswa, seperti di campur-campurĀ  sehingga mereka jadi mabuk, maka ini perlu pengawasan dari kita semua.

 

Lanjut Sekda Djoni, permasalahan kesehatan terkait dunia kefarmasian antara lain masih banyak didapatkan di pasaran peredaran produk obat, obat tradisional, kosmetik dan makanan ilegal. Masih sering ditemukannya obat-obatan palsu obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat, kosmetik yang mengandung bahan berbahaya atau yang tidak memenuhi standar yang kesemuannya itu baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi konsumen atau pengguna.

 

Belum lagi masalah jajanan anak sekolah yang diolah tidak memperhatikan sanitasi dan hygiene atau bahkan mengandung bahan berbahaya. Dan jika anak sekolah tersebut terpapar dengan jajanan seperti itu maka dikhawatirkan pada saat memasuki usia produktif mereka tidak bisa bekerja dengan baik karena penyakit yang menggerogoti tubuh mereka akibat jajanan yang tidak sehat.

 

Penggunaan obat yang salah menurut Sekda Djoni Nento, masih sering ditemui baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun oleh masyarakat pada saat mereka melakukan swamedikasi. Olehnya kepada masyarakat sangat diharapkan apabila sakit jangan menggunakan pengobatan sendiri atau swamedikasi. Karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam memilih obat yang benar-benar dibutuhkan dapat menimbulkan potensi bahaya.

 

Apalagi obat yang digunakan hanya berdasarkan informasi berupa dari iklan yang kadang itu tidak lengkap dan akurat. “Mari memilih dan menggunakan obat melalui resep dokter agar tidak salah dalam menggunakannya,” pungkasnya.#[KP-Jundi/ HMS]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker