ADVETORIAL

LIBATKAN GURU AGAMA, FKPT GORONTALO GELAR SEMINAR CEGAH RADIKALISME DI KALANGAN PELAJAR

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

GORONTALO [KP] – Saat ini transformasi paham radikal terorisme ke pelajar semakin gencar dilakukan melalui media sosial, guru, maupun sistem pembelajaran di dalam dan di luar kelas. Berpijak dari hasil survey Nasional Tahun 2018 yang dilakukan oleh Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Pencegahan menunjukan bahwa para pelajar (generasi milenial) tidak memiliki bekal pemahaman keagamaan yang kuat, untuk memperoleh pemahaman keagamaan. Mereka lebih mengandalkan pengetahuan dari media sosial, padahal tidak jelas sumber/ asal usulnya.

 

Ini dibuktikan dengan terungkapnya 3 siswa dan 3 alumni SMKN Klaten oleh Densus 88 AT Polri pada tanggal 25 Januari 2011 karena terlibat dalam jaringan kelompok radikal terorisme. Dari pengamatan kasus tersebut, setidaknya terdapat dua cara masuknya pemahaman agama yang mengarah pada radikal terorisme ke dalam sekolah, yaitu melalui Guru  Agama. Guru Agama merupakan agen pembawa pesan keagamaan yang sangat efektif untuk mempengaruhi pemahaman siswa. Mereka juga menjadi sosok yang dianggap mampu menerjemahkan sekaligus mengembangkan materi ajar yang ada di kurikulum 2013. Karena itu peran guru Agama menjadi sangat strategis untuk menjadi pelopor perdamaian para siswa di sekolah masing-masing.

 

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Gorontalo, melalui Kabid Agama Sosial dan Budaya, melakukan kegiatan Seminar dengan tema, ‘Integrasi Nilai-Nilai Agama dan Budaya di Sekolah Dalam Menumbuhkan Harmoni Kebangsaan melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), dan Lomba Desain Pembelajaran Inspiratif kepada Guru Pendidikan Agama di Provinsi Gorontalo’ Kamis (04/07/2019)

 

Kabid Agama, Sosial dan Budaya FKPT provinsi Gorontalo, Dr. H. Misbahuddin, M.Th.I mengatakan kepada media ini bahwa kegiatan yang dilakukan hari ini bertempat di Hotel Grand Q Kota Gorontalo menghadirkan peserta dari unsur tenaga pendidik bidang Agama, PAUD, TK, Raudhatul Adfal dengan jumlah peserta sebanyak 105 orang.

 

Kegiatan dengan Tag Line, “Harmonisasi Sekolah” ini menghadirkan pembicara diantaranya Dr. Suaib Tahir, MA. (Staf ahli bidang penulisan BNPT RI), Mangan Marbawi, MA (Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia), KH. Drs. Abdul Rasyid Kamaru (Kadhi dan Imam Besar masjid Baiturrahim Gorontalo dan Dr. H.Misbahuddin, M.Th.I, (Kabid Agama, Sosial Dan Budaya, FKPT Gorontalo).

 

Tujuan kegiatan ini dikatakan Misbahuddin untuk memperkuat kapasitas Guru Kelas TK/PAUD dan Guru Pendidikan Agama di tingkat SD/MI sederajat dan SMP/MTs sederajat dengan pemahaman Anti Radikal Terorisme beserta cara-cara praktis pencegahan penyebaran paham radikal terorisme melalui proses pembelajaran dan penguatan pada pemahaman terhadap nilai-nilai kebudayaan. Disamping itu, membekali Guru Kelas TK/PAUD dan Guru Pendidikan Agama di tingkat SD/MI sederajat dan SMP/MTs sederajat dengan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran yang interaktif dan damai. Juga membekali Guru Kelas TK/PAUD dan Guru Pendidikan Agama di tingkat SD/MI sederajat dan SMP/MTs sederajat dengan pengembangan materi ajar, sesuai dengan Kurikulum Tahun 2013, serta menggerakan kreatifitas para guru yang disasar untuk membuat Rencanan Pelaksanaan Pembelajaran/Lesson Plan yang terbaik, melalui lomba yang diadakan secara serentak di 32 provinsi.

 

Dr. H. Misbahuddin, M.Th.I mengharapkan dari kegiatan ini dapat terlaksananya kegiatan bidang Agama, Sosial dan Budaya dalam Pencegahan Terorisme melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Gorontalo. Disamping itu tersampaikannya materi pencegahan radikalisme dan terorisme di kalangan siswa melalui materi agama yang menyejukkan dari para guru kelas TK/PAUD dan Guru Agama dari tingkatan SD sederajat dan SMP sederajat, serta terhimpunnya saran masukan dari guru kelas TK/PAUD dan guru Agama dari tingkatan SD sederajat dan SMP sederajat dalam rangka mereduksi ajaran dan ajakan radikalisme.#[KP-Ati/Adv]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker