POHUWATO

30 MAHASISWA UGM KKN DI TALUDITI, DESA TIRTO ASRI DAN KALIMAS

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

MARISA [KP] – Sebanyak 30 orang Mahasiswa dari Universitas Gajah Mada (UGM) yang akan melaksanakan KKN PPM di bumi Panua Pohuwato, Selasa (02/07/2019) diterima Sekda Djoni Nento didampingi Kepala Baperlitbang Husain Ingo, di ruang pola Kantor Bupati yang turut dihadir pula para Assisten dan Kepala OPD serta Camat Taluditi.

 

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat, Sekda Djoni menerima adik-adik mahasiswa yang akan melaksanakan KKN PPM di Kabupaten Pohuwato khususnya di Kecamatan Taluditi. Insya Allah Mahasiswa ini bisa melaksanakan tugas untuk melaksanakan pengabdian terhadap masyarakat khususnya di Kecamatan Taluditi yang menjadi lokus UKM dan Stunting,” jelas Sekda dalam pertemuan tersebut.

 

Di wilayah Transmigrasi tersebut kata Sekda Djoni Nento, adik-adik Mahasiswa kurang lebih 2 bulan, semoga saja ilmu diperoleh dapat ditularkan kepada masyarakat. Dan masyarakat Taluditi khususnya lokus Desa Tirto Asri dan Desa Kalimas diharapkan dapat menerima mahasiswa demiikian pula Mahasiswa diharapkan bisa membantu usaha-usaha dari msyarakat.

 

Pembimbing Lapangan KKN PPM UGM DR. Latif Sahubawa, M.Si mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemda Pohuwato yang telah menerima Mahasiswa KKN PPM UGM. Waktu sekitar sebulan lebih ini mudah-mudahan dapat diselesaikan dengan baik oleh Mahasiswa KKN ini. Berbicara Stunting jelas DR. Latif, ada 4 faktor yang menjadi fokus yaitu kependudukan, pangan gizi, sanitasi dan kesehatan lingkungan. Semoga Mahasiswa dari 4 disiplin ilmu ini Insya Allah bisa memberikan pelatihan dan ilmu yang bermanfaat kepada kelompok sasaran.

 

Kepala Baperlitbang yang diwakili Kabid Ekososbud, Husain Ingo menambahkan, sejumlah 30 orang mahasiswa ini akan melaksanakan pengabdian terhadap masyarakat lokus UKM dan Stunting dan ditempatkan di Kecamatan Taluditi yakni Desa Tirto Asri dan Kalimas.

 

“Dua desa ini yang lokus UKM dan Stunting yang hari ini menjadi prioritas pembangunan Nasional. Stunting menjadi isu yang menghangat saat ini, sehingga kami melakukan kerjasama dengan UGM untuk membangun itu, dua desa lokus UKM dan Stunting ini akan menjadi pilot project utama di Kabupaten Pohuwato, bahkan ke tingkat Nasional,” terang Husain.#[KP-Jundi/HMS]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker