KABGOR

SEBELUM BERTOLAK KE MEKKAH, KETUA PKK KABGOR KUNJUNGI PANTI ASUHAN AMAL SHOLEH

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

LIMBOTO [KP] – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Dr. Fory Naway mendampingi suami tercinta Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dalam menunaikan ibadah Umroh di tanah suci, Mekkah.

 

Namun, sehari sebelum bertolak ke Mekkah, Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo itu menyempatkan diri mengunjungi dan berbagi dengan anak-anak panti asuhan Amal Sholeh, di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo, Selasa (18/06/2019).

 

Diketahui, kunjungan seperti ini sebelumnya sering dilakukan oleh pengurus PKK Kabupaten Gorontalo, bukan hanya di Panti Asuhan Amal Sholeh saja.

 

“Panti Asuhan Amal Sholeh merupakan binaan kami, dimana di panti ini lebih banyak menampung anak-anak yang bermasalah sosial. Contohnya seperti, pelecehan seksual,” tutur Fory Naway.

 

Bahkan, Ketua P2TP2A Kabupaten Gorontalo itu mengatakan, panti ini sudah menjadi rumah singgah, padahal dalam status kelembagaannya, murni sebagai panti asuhan.

 

“Itu ditempati oleh anak-anak yang ditinggal orang tuanya. Ada yang ditinggal cerai, ditinggal mati, anak yatim piatu, bahkan ada korban kerusuhan,” kata dia lagi ditemui usai kunjungan itu.

 

Tapi, Fory juga menyentil, bahwa korban seksual sebenarnya ditempatkan terpisah dengan anak-anak yang lain.

 

Oleh karena itu, dirinya berharap agar anak-anak yang tersandung masalah sosial bisa ditempatkan di lokasi yang berbeda dengan anak-anak yatim piatu pada umumnya.

 

“Tadi siang juga saya ketemu dengan orang-orang di Provinsi, berharap anak yang bermasalah sosial jangan ditampung di tempat itu,” kata Fory lagi.

 

“Saya berencana, BLK milik dinas sosial Kabupaten Gorontalo akan menjadi rumah singgah sebagai tempat menyembuhkan anak-anak bermasalah piskologi,” sambungnya.

 

Ia menambahkan, paradigma sekarang tercatat bahwa di Kabupaten Gorontalo memiliki banyak masalah terkait kasus anak. Padahal menurutnya, anak-anak yang ditampung disini juga ada yang berasal dari daerah lain.

 

“Jadi, tidak sebanyak yang dianggap oleh masyarakat sehingga menjadikan image diluar tidak baik,” tandasnya.#[KP/HMS]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker