KONTROL

HMI POHUWATO DEMO PDAM. INI 7 POINT TUNTUTANNYA

Laporan : Jaringan Berita SMSI
Editor : Mahmud Marhaba

 

MARISA [KP] – Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Pohuwato benar-benar merealisasikan niatnya menggelar aksi presure terhadap PDAM Tirta Maleo Pohuwato. Setelah sebelumnya, rencana aksi ini telah viral di media sosial. Dan Senin (13/05/2019) masa aksi yang dipimpin langsung Ketua Umum HMI Santo Ali mendatangi kantor PDAM Pohuwato.

 

Masa aksi diterima Direktur PDAM Hairudin Usman, didampingi Ketua Dewan Pengawas Ismail Abas serta para Kabag dan Kasie. Pertemuan berlangsung aman dan tertib penuh kekeluargaan.

 

Masa aksi dalam tuntutannya meminta :
1. Meminta kepada DPRD Pohuwato untuk membentuk tim audit independen terkait berbagai macam permasalahan di tubuh PDAM Tirta Maleo baik dari segi kerugian maupun tidak efektifnya pelayanan penyaluran air bersih diseluruh wilayah Pohuwato.

2. Meminta kepada DPRD Pohuwato agar menghearing Dirut PDAM Tirta Maleo untuk mempertanggung jawabkan segala bentuk kegaduhan sistem manajemen perusahaan yang mengakibatkan ketidakpuasan pelanggan.

3. Meminta kepada DPRD Pohuwato untuk mendesak pihak PDAM menghentikan penagihan biaya subsidi air bersih di desa-desa se Pohuwato, sebelum sistem penyaluran air berjalan lancar karena ini dapat merugikan merugikan keuangan daerah /negara dan meresahkan rakyat sebagai sasaran subsidi tersebut.

4. Meminta kepada DPRD Pohuwato dan Bupati Pohuwato untuk merevisi Peraturan Daerah kabupaten Pohuwato nomor 14 tahun 2015 tentang organ dan kepegawaian perusahaan daerah air minum Tirta Maleo kabupaten Pohuwato karena bertentangan dengan PP no 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah dengan Permendagri No 37 tahun 2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian anggota Dewan Pengawas atau Komisaris dan anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah.

5. Meminta kepada PDAM Tirta Maleo melalui Direktur agar memperbaiki manajemen PDAM, meningkatkan transparansi pengelolaan dan mutu pelayanan agar mendatangkan efek positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten Pohuwato dan rakyat Pohuwato pada umumnya.

6. Meminta kepada Direktur PDAM Tirta Maleo harus lebih profesional dan transparan dalam tata kelola serta mendata semua aset baik yang masih berfungsi maupun tidak lagi berfungsi begitu juga tentang transparansi berapa jumlah penunggak serta berapa sambungan yang di subsidikan pemerintah daerah Pohuwato harus di buka dan juga diumumkan PDAM Tirta Maleo.

7. Tuntutan ini harus di tindaklanjuti dalam kurun waktu 3 X 24 jam, jika tidak kami tidak menjamin stabilitas daerah akan berjalan dengan baik.

 

Sementara itu, Direktur PDAM Hairudin Usman menyambut baik presure jalanan ini. Menurutnya, hal ini akan memantik upaya perbaikan di tubuh PDAM khususnya menyangkut pelayanan air bersih. Diirinya mengaku akan terus melakukan perbaikan kinerja guna memberi pelayanan yang prima kepada pelanggan.

 

Senada dengan itu, Ketua Denwas Ismail Abas mengungkapkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Direksi dalam hal perbaikan pelayanan. Dirinya juga akan berkonsultasi dengan DPRD berbagai kendala teknis yang dihadapi oleh Direksi PDAM saat ini. “Kami akan terus berbenah menuju perbaikan pelayanan,” tandasnya.#[KP/Jundi]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker