POLITIK

#STOP IMPORT CAKADA DI POHUWATO, JADI TAGAR JELANG PILKADA 2020

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

MARISA [KP]  – Meski masih lama, perhelatan pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Pohuwato dipastikan hanya akan diikuti oleh calon Putera Daerah saja.  Mengingat sebagian warga menolak adanya import figur calon kepala daerah pengganti Syarif Mbuinga di Pilkada 2020 mendatang.

 

Penolakan itu tercermin lewat tagar Stop Import Cakada. Tagar ini tengah diviralkan oleh sebagian netizen di Pohuwato. Bahkan dibeberapa group WhastApp milik Pohuwato diwarnai dengan tagar ini.

 

“Waspadalah orang luar pohuwato mulai melirik kita…. mari kita perlihatkan kepada mereka bahwa setelah Pasisa (Syarif Mbuinga) banyak kader pohuwato yang siap jadi peminpin di pohuwato tercinta…. #Stop Import Cakada, ” tulis seorang netizen.

 

Tagar ini sepertinya disambut baik oleh para netizen di Pohuwato. Buktinya, diantara mereka terlihat sangat antusias menviralkan ini. Seakan terkandung maksud bahwa Pohuwato tidak ingin dipimpin oleh selain Putera daerah.

 

“Sangat banyak kader putra daerah yang jadi pemimpin kedepan Pohuwato.. Ada.. Iwan Adam…. Ada Nasir Giasi.. Ada Ibrahim Bouty.. Ada Saiful Mbuinga dan Ibu Suharsih. Pohuwato tidak butuh import,” ungkap netizen dalam sebuah group WhatsApp.

 

“Pohuwato tidak butuh pemain transfer dari luar. Apalagi cuma pemain sirkus, pemain ceme.  Stop pemain transfer masuk di Pohuwato. Rakyat tidak butuh pemain transfer, ” ketus netizen lainnya.

 

Meski demikian, sebagian netizen juga punya pendapat berbeda. “Andai saja, orang luar Pohuwato yang mau jadi Cakada dan mempunyai kompetensi untuk membuat Pohuwato menjadi lebih, lebih dan lebih….Kira-kira bagaimana..?,” tulis netizen lainnya dengan nada bertanya.

 

Namun, apapun itu, Pilkada tidak harus membuat perpecahan. Pilkada sejogyanya menjadi pesta demokrasi yang harus diberi etensi penuh oleh masyarakat. Karena hanya lewat Pilkada, warga memiliki kebebasan dalam menentukan pemimpin kedepan di daerahnya. Sebab, kedaulatan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.#[KP/Jundi]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker