KONTROLKOTA GORONTALO

KPJ SOROTI PEMKOT SOAL PROGRAM BEBAS GELANDANGAN

KPJ SOROTI PEMKOT SOAL PROGRAM BEBAS GELANDANGAN

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

GORONTALO [KP] – Komunitas Kelompok Penyanyi Jalanan Gorontalo (KPJ ) angkat bicara terkait baliho yang dipajang di simpang empat Jalan Sultan Botutihe kompleks Masjid Besar Baitulrahim Kota Gorontalo,. Baliho itu bertuliskan Menuju Gorontalo Bebas Gelandangan, Pengemis dan Anak Jalanan, “Ayo dukung mereka untuk mandiri dengan tidak memberikan sumbangan di jalan”.

 

Sepintas tulisan itu tidak masalah. Bahkan ada budaya yang ingin diterapkan agar membuat para gelandangan tidak terbiasa untuk bergantung dengan cara meminta-minta. Namun, setelah disimak secara seksama, Komunitas Kelompok Penyanyi Jalanan Gorontalo (KPJ ) angkat bicara.

 

Wawan selaku Ketua KPJ Gorontalo menegaskan kepada pemerintah Kota Gorontalo untuk memperjelas kata BEBAS dari kalimat yang ada di baliho tersebut. Menurutnya, harus ada program dulu dari pemerintah akan dikemanakan gelandangan, pengemis dan anak – anak jalanan yang ada di Gorontalo.

 

Wawan mengharapkan kepada pemerintah untuk menyediakan wadah terlebih dahulu agar mereka mempunyai tempat untuk bisa berkreatifitas agar mereka tidak akan lagi berada di jalanan / trafigh light.

 

“Kata anak jalanan menurut Wawan itu luas, kami juga termasuk dari kategori anak jalanan, jadi apa yang menjadi landasan/tolak ukur pemerintah untuk kata anak jalanan tersebut, kalau tolak ukurnya hanya pengangguran, kami di komunitas KPJ merangkul semua kalangan, anggota kami tidak hanya pengangguran, anggota kami ada yang mahasiswa, pengacara bahkan anggota dari kepolisian, dan kami juga mempunyai Ketua Dewan Pembina, Ketua Dewan Pembina kami adalah Ida Saidah Rusli Habibie istri dari Gubernur Gorontalo,” tegas Wawan.

 

Wawan mengatakan pihaknya kapan saja siap membantu pemerintah untuk merangkul saudara – saudara mereka yang masih berada di jalanan, tetapi harus ada kejelasan dulu oleh pemerintah setelah di rangkul mereka akan dikemanakan.

 

“Yang jelek harus menjadi bagus bukan dihilangkan, itu salah satu cara untuk Menuju Gorontalo Bebas Gelandangan, Pengemis dan Anak Jalanan,” ungkap Wawan, Sabtu (11/05/2019).

 

Terkiat dengan ungkapan pada Baliho tersebut, redaksi akan meminta penjelasan kepada instansi terkait atau kepada Walikota Gorontalo ihwal program Menuju Gorontalo Bebas Gelandangan, Pengemis dan Anak Jalanan.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker