HUKRIMKONTROL

KASUS GORR DIMATA KAJATI GORONTALO DALAM WAWANCARA EKSKLUSIF

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Tim SMSI Gorontalo

 

GORONTALO – Janji Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, DR. Firdaus Dewilmar untuk menuntaskan perkara Korupsi di Gorontalo menjadi perhatian semua pihak. Harapan agar terungkapnya berbagai kasus yang telah merugikan uang rakyat sangat dinantikan oleh masyarakat termasuk didalmnya penggiat kasus Korupsi di Gorontalo.

Hubungan emosional yang tercipta antara Kajati dengan pejabat di daerah ini yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tidak menjadikan sebuah hambatan untuk menuntaskan berbagai perkara Korupsi di daerah.

Tim Jaringan Berita SMSI Gorontalo mencoba mewawancarai Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, akhir April kemarin, pasca Pemilu Serentak, terkait janjinya menangani secara tuntas pemberantasan kasus korupsi di daerah ini.

 

SMSI GORONTALO : Bagaimana Bapak melihat pengananan kasus korupsi dijajaran Kejaksaan Tinggi dan Kejari Kabupaten Kota? Apakah mereka memiliki komitmen yang sama dengan Bapak?

KAJATI GORONTALO : Kami memiliki pandangan yang sama, semua perkara korupsi yang sudah masuk ranah penyidikan termasuk GORR harus dituntaskan dengan bukti-bukti yang cukup dan memenuhi nilai pembuktian uuntuk siapa saja tanpa pandang bulu.

Pemberantasan Korupsi jangan disamakan dengan sebuah Industrilisasi yang produksinya bisa diatur speksifikasi dan besaran produksi, akan tetapi dimensi Penegakan Hukum harus berbasis Niat Jahat dengan alat bukti serta kerugian negara harus nyata.

 

SMSI GORONTALO : Mengapa lama penanganan korupsi seperti GORR?

KAJATI GORONTALO : Tingkat kesulitannya ada pada pengorganisasian perkara karena melibatkan instansi diluar Kejaksaan seperti BPKP yang menghitung Kerugian Keuangan Negera  dan Perguruan Tinggi Untuk Ahli. Berbeda dengan KPK.

 

SMSI GORONTALO : Apakah ada hambatan secara internal Kejaksaan?

KAJATI GORONTALO: Alhamdulillah untuk Kejati dan Kejari se Gorontalo hambatan tersebut hampir tidak ada, karena  kita mampu membangun senergitas tanpa mengedepankan  egosektoral, karena kami  memiliki pandangan yang sama tetang korupsi. Korupsi adalah musuh bersama yang harus diberantas karena menyengsarakan hidup dan kehidupan masyarakat banyak.

 

 

SMSI GORONTALO : Apakah setiap penyelesaian perkara ditingkat pejabat tidak dibatasi oleh keberadaan Kajati atau Kajari sebagai Forkopimda?

KAJATI GORONTALO : Untuk GORR, kami punya titik pandang yang sama dengan BPKP, Ahli maupun KPK, bahwa  pengadaan tanah GORR yang dibiayai APBD berjalan TA 2014 sampai 2017 propinsi Gorontalo  kurang lebih 115 M terindikasi korupsi, tinggal menunggu perhitungan dari BPKP. Dalam waktu yg tidak terlalu lama hasilnya akan keluar, tinggal dalam waktu yang tidak terlalu lama juga akan ditetapkan  tersangkanya. Siapapun orangnya yang penting sesuai alat bukti dan dapat dipertanggung jawabkan kepadanya sesuai fakta dan perbuatannya.

 

SMSI GORONTALO : Bagaimana keberadaan Bapak sebgai Tim Forkopimda provinsi?

KAJATI GORONTALO : Institusi Kejaksaan RI bagian dari pemerintah yang harus bersama-sama menyukseskan program pembangunan dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi  sesuai tupoksinya. Ada masalah Forkopimda tempat berdiskusi atau musyawah mencari titik temu bukan tempat untuk mendelegetimasi kebijakan pemerintah dan bukan juga tempat untuk melakukan KKN. Sedangkan dalam tugas dibidang Penegakan Hukum, Kejaksaan itu Independen dan tidak bisa diinterpensi oleh kekuasaan pemerintah sebagai lembaga kekuasaan kehakiman yang bebas dan merdeka.

 

SMSI GORONTALO : Prediski banyak pihak, Bapak bakalan mendapat tekanan dengan rencana mutasi.

KAJATI GORONTALO : KHan sudah waktunya  juga. Itu namanya serangan balik dari orang-orang yang merasa terusik zona nyaman atau serangan balik para koruptor. Jangan campur adukan rezim Pemilu dengan rezim penegakan hukum. Masyarakat perlu di edukasi untuk itu.

 

Kita berharap Kajati Gorontalo tetap akan konsisten dengan apa yang dilakukan sejak awal dirinya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo. Kapan waktunya untuk menetapkan para tersangka kasus GORR? Kita tetap bersabar dengan upaya yang dilakukan selama ini oleh pihak Kejaksaan Tinggi yang dibantu oleh Kejasaan di kabupaten Kota karena kasus GORR melibatkan 3 daerah yang menjadi lintasan GORR tersebut.#(Tim SMSI)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker