oleh

GRANAT MINTA PENYIDIKAN KASUS NARKOBA DI POHUWATO HARUS TRANSPARAN DAN TUNTAS

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

MARISA [KP]  – Banyaknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) pengedar Narkoba yang dilakukan oleh jajaran Polres Pohuwato menuai simpati dari masyarakat setempat. Tak terkecuali, simpati dan apresiasi itu datang dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Pohuwato.

 

Melalui Wakil Ketua DPC Hamid Toliu, Granat memberikan apresiasi dan salut atas kinerja jajaran Polres Pohuwato dalam mengungkap kejahatan Narkoba di Bumi Panua.  “Dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini kami menilai banyak pengungkapan OTT Narkoba di Pohuwato oleh Polres, dan itu prestasi. Kami salut..!!, ” ujarnya.

 

Namun menurut Hamid, pengungkapan berbagai kasus narkoba tersebut jangan hanya berakhir pada penangkapan semata. Melainkan harus dibuat efek jera bagi bandar dan pengedarnya. Proses penyidikannya pun harus tuntas, serta dilakukan secara terbuka dan transparan.

 

“Selama ini kami menilai banyaknya kasus Narkoba yang berhasil diungkap oleh Polres, sulit kami mengakses perkembangan tindaklanjutnya, baik hasil penyidikan maupun putusan akhir pengadilan. Seharusnya dipublis hasil pengembangan kasus-kasus itu dikhalayak ramai, ” terangnya.

 

Karena itu, secara khusus untuk kasus penangkapan tiga pengedar Narkoba di Desa Teratai Marisa, pekan kemarin, pihaknya meminta perkembangan penyidikan kasusnya harus benar-benar dilakukan secara transparan. Dan hasilnya bisa dipublis ke masyarakat.

 

“Kami berharap, khusus kasus baru soal penangkapan 3 tersangka pengedar sabu di Desa Teratai kemarin, pengembangan penyidikan kasusnya harus benar-benar transparan dan tuntas. Supaya menjadi nilai positif bagi upaya pemberantasan Narkoba di Pohuwato, ” harapnya. #[KP/Jundi]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

News Feed