KONTROL

MENYANDANG PROVINSI TERMISKIN KE-5, KARYA NYATA MEMALUKAN ORANG GORONTALO

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

 

GORONTALO [KP] – Janji Rusli Habibie mendatangkan kesejahteraan guna mengangkat harkat dan derajat hidup rakyat, dipertanyakan warga. Pasalnya data Biro Pusat Statistik Nasional, masih menempatkan Provinsi Gorontalo sebagai provinsi dengan prosentase penduduk miskin terbesar ke-5 di Indonesia. Reputasi buruk itu telah mulai melekat sejak babakan pemerintahan Gubernur Rusli Habibie hingga saat ini.

 

“Sebagai rakyat Gorontalo saya malu. Gorontalo hinga kini masih masuk dalam provinsi termiskin Kelima di Indonesia. Padahal di jaman Gubernur Fadel kita begitu bangga, karena Gorontalo dikenal dengan perstasi dan inovasinya yang cemerlang ditingkat pusat. Tapi kenapa sekarang justru kemiskinan yang menonjol,” ujar Jefri Polinggapo, aktivis pemerhati masalah sosial.

 

Mantan presiden BEM Universitas Gorontalo itu, meminta Gubernur Rusli harus lebih fokus membuat program dan yang efektif dan berkesinambungan dalam menurunkan angka kemiskinan di provinsi ini. Agar masyarakat miskin bisa segera keluar dari penderitaannya, dan masyarakat Gorontalo tidak dibuat malu dengan predikat itu.

 

“Kondisi ini, adalah tantangan buat pak Gubernur untuk segera menyelesaikan penderitaan rakyat miskin, agar predikat Gorontalo sebagai provinsi termiskin ke-5 di Indonesia tidak disebut bagian dari karya nyata pemerintah provinsi,” pungkasnya.

 

Menurutnya, program, sasaran, maupun konsep pembangunan yang dilaksanakan diera Gubernur Rusli Habibie utamanya yang terkait dengan peningkatan kesejateraan warga petani, nelayan, pedagang. Hanyalah melanjutkan apa yang telah dirintis dan telah sukses dilaksanakan oleh Gubernur sebelumnya, Fadel Muhamad. Namun menjadi ironi, ketika hasil output yang dipotret BPS berbeda.

“Herannya, programnya sama. Bahkan jumlah anggarannya lebih besar dibandingkan di jaman Gubernur Fadel. Tapi kok, hasilnya berbeda. Di era Gubernur Fadel, kita masuk dalam katergori provinsi dengan penduduk sejahtera, dan di era sekarang kita malah terpuruk, masuk dalam deratan Lima besar provinsi berpenduduk miskin terbesar di Indonesia,” pungkasnya.

Dirinya meminta agar Gubernur Rusli, mengevaluasi kembali kebijakan-kebijakan yang tidak efektif menuntaskan persoalan kemiskinan yang ada. Sebab memasuki 7 Tahuh era kepemimpinannya di Provinsi Gorontalo, sudah seharusnya predikat itu segara dihilangkan.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker