GORONTALO UTARAKONTROL

DIARE “SERANG” TOLINGGULA DAN BIAU, 2 ORANG MENINGGAL DUNIA, PULUHAN LAINNYA DIRAWAT DI RUMAH SAKIT

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

GORONTALO UTARA [KP] – Sejak kemarin, Jumat,(29/03/2019) masyarakat Tolinggula dan Biau di hebohkan oleh merebaknya penyakit Diare. Penyakit yang menyerang warga dengan tiba-tiba ini telah mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, dan 19 lainnya sementara dalam perawatan medis di PKM Tolinggula dan Biau, serta 4 orang di rujuk ke RS. MM Dunda Limboto..

 

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, mengatakan bahwa wabah diare ini  kemungkinan di sebabkan oleh air yang di konsumsi oleh masyarakat, dan pihaknya segera meminta kepada aparatnya untuk segera mengambil sample dan melakukan uji laboratorium terhadap air yang di konsumsi oleh warga.

 

“Ya, Saya atas nama pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya 2 orang balita akibat penyakit Diare ini. Juga Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan, telah mengambil langkah langkah yang serius dalam menanggulangi mewabahnya penyakit Diare di 2 kecamatan ini,” kata Wabup, di dampingi Kabid P2P Dinkes, Kapus Tolinggula dan 4 tim Dokter dari RSUD Zainal Umar Sidiki, di PKM Tinggula, Sabtu (30/03/2019).

 

Sementara itu, Yamin Lihawa, Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, kepada awak media ini mengatakan bahwa kejadian yang menimpa warga Tolinggula dan Biau ini masih pada tahap peningkatan kasus.

 

“Ini baru peningkatan kasus pak, belum bisa dikategorikan keadaan luar biasa atau darurat, sebab yang meninggal dunia itu bukan disebabkan oleh sistim pelayanan medis, tapi terlambatnya keluarga korban membawa pasien ke sarana kesehatan, yaitu Puskesmas. Contohnya di Tolinggula, pasien meninggal dunia dalam perjalanan menuju puskesmas Tolinggula,” kata Yamin.

 

Selanjutnya Yamin Lihawa memaparkan bahwa untuk sementara di duga wabah kolera ini disebabkan oleh Rota Virus.
“Sementara dugaan kami bahwa hal ini di sebabkan oleh salah satu virus yang di sebut Rota Virus, sebab kebanyakan  menyerang anak-anak, serta dalam satu rumah hanya ada satu yang terkena virus yang biasanya mencemari air ini. Kami belum bisa berspekulasi tentang penyebab wabah penyakit ini, sebelum ada hasil laboratorium yang menguki sampel air yang sudah di ambil dari sumbernya,” ungkapnya.

“Dalam mengantisipasi kejadian ini, pihak Dinas Kesehatan telah membentuk Tim Gerak Cepat yang Saya pimpin sendiri. Dari sisi logistik kami kekurangan obat, namun hal ini telah di antisipasi oleh tim medis dari Dinas Propinsi Gorontalo. Jadi hari ini bersama kami dalam hal menangani peristiwa mewabahnya penyakit Diare di Tolinggula dan Biau ada tim Medis dari Propinsi Gorontalo serta Kesatuan Biddokes Polda Gorontalo,” papar Kabid P2P Dinkes Gorut ini.

 

Senada dengan Yamin Lihawa, Kapus Tolinggula Dakhari Zakaria membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pasien yang setelah dilakukan pemeriksaan di ICU  ternyata telah meninggal dunia.

 

“Ya, benar ada 1 orang meninggal dunia tapi diduga meninggal dalam  perjalanan menuju kesini (PKM,red),” kata Dakhari kepada awak media ini.

 

Selanjutnya Dakhari Zakaria, mengatakan bahwa di PKM Tolinggula sampai saat ini ada 12 orang pasien Diare yang di rawat di ruang inap PKM Tolinggula serta ada 4 orang yang di rujuk ke RS. M.M Dunda Limboto, yaitu Sarifudin, (5 tahun) Abdillah, (1 tahun), Ikbal Kaaba (3 tahun) dan Tarya Atapsil ( 2 tahun), paparnya.

 

Ditanya tentang kendala yang dihadapinya, Kapus Tolinggula mengatakan bahwa pihaknya hanya kekuranya personil tenaga medis.

 

“Dengan keadaan seperti ini kami hanya mempunyai 6 orang tenaga medis yang bertugas di ruang rawat inap, kata Dakhari,” mengakhiri wawancaranya dengan awak kabarpublikgo.info.

 

Melalui saluran telepon, Camat Tolinggula, Rizal Kune, saat dihubungi awak media mengatakan bahwa kejadian yang menimpa warganya itu sejak kemarin telah dikoordinasikan oleh pihak PKM Tolinggula kepadanya.

 

“Ya, sejak kemarin Kapus Tolinggula telah berkoordinasi dengan saya, dan selanjutnya saya telah mengkoordinasikan hal ini kepada Pemda Gorut, dan alhmdulillah sekarang Pak Wabup, Thariq Modanggu,  Tim medis dari Kab Gorut, Propinsi Gorontalo dan Polda Gorontalo sudah berada di Tolinggula,” kata Rizal yang sementara perjalanan menuju Tolinggula setelah mengikuti Bimtek di Propinsi Gorontalo.#(KP/Arsad Tuna)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker