HUKRIM

TERNYATA PELAKU PENCURIAN DISERTAI PEMBUNUHAN ADALAH TUKANG KUNCI. MOTIFNYA TERDESAK HUTANG DAN INGIN MENIKAH

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba/ Ismail Abas

 

 

GORONTALO (KP) – Ini merupakan kerja keras pihak Kepolisian Polda Gorontalo dan Polres Gorontalo Kota yang dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan. Pelaku dugaan pembunuhan itu tertangkap di desa Belopa Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan pada Jum’at (22/03/2019) sekitar pukul 16.00 wita.

 

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Radja, SIK., M.Si dalam keterangannya mengatakan jika pelaku pencurian disertai dengan pembunuhan yang terjadi di Jalan Panjaitan Kelurahan Limba U1 kecamatan Kota Selatan pada Senin dinihari lalu (18/03/2019) yang mengakibatkan 4 orang korban, dimana 2 orang meninggal dunia, yakni Sintiawati Horiyono (80) dan Simon Pangkong (49) dan sementara 2 orang lainnya luka-luka yakni Yohanes Pangkong (83) dan Imelda Pangkong (47) itu, pelakunya telah diamankan oleh pihaknya.

 

“Tim Gabungan Resmob Polres Gorontalo Kota dan Polda Gorontalo kemarin sore di desa Belopa Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan, berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial K (34) berprofesi sebagai tukang kunci yang diduga keras sebagai pelaku pencurian disertai kekerasan yang menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan 2 orang lainnya luka-luka,” kata Robin.

 

“Dia berprofesi sebagai tukang kunci yang tempat mangkalnya tidak jauh dari rumah korban,” kata Robin.

 

“Pengungkapan ini berdasarkan pengembangan hasil olah TKP, dan juga keterangan saksi hingga diperoleh informasi keberadaan pelaku di wilayah Sulawesi Selatan, dan tim gabungan Resmob kita berhasil amankan pelaku,” tambah Robin.

 

Sementara itu, menurut Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota, AKP Hendy Seno Nugroho, SIK, alasan pelaku melakukan pencurian adalah karena ingin melunasi hutang.

 

“Dari hasil interogasi terhadap pelaku, dia melakukan perbuatan pencurian karena ingin melunasi hutang dan akan menikah, namun aksinya keburu ketahuan oleh pemilik rumah sehingga dia melakukan penganiayaan yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan 2 orang lainnya luka-luka dan masih dalam perawatan,” kata Hendy.

 

“Terhadap pelaku akan kita kenakan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” tegas Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota.

 

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK saat dimintai keterangan membenarkan penangkapan pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut.

 

“Alhamdulillaah, kita bersyukur mendapat informasi dari Kapolres Gorontalo Kota bahwa Tim Resmob Gabungan Polres Gorontalo Kota dan Polda telah berhasil menangkap pelaku pencurian disertai kekerasan dalam kurun waktu tidak sampai seminggu,” kata Wahyu.

 

“Kasus ini sangat menjadi perhatian Bapak Kapolda sehingga beliau memerintahkan Dir Reskrimum untuk memback Up Polres Gorontalo Kota untuk secepatnya mengungkap, dan terbukti Senin dinihari kejadian, Jumat sore pelaku sudah tertangkap,” kata Wahyu.

 

“Saya ucapkan selamat bagi tim Resmob Gabungan Polres Gorontalo Kota dan juga Polda yang telah bekerja keras untuk mengungkap kasus ini. Secara lengkap terkait pengungkapan kasus ini, pihak Polres Gorontalo Kota akan menjelaskan melalui konferensi pers nanti,” ungkap Wahyu.#(KP/Humas Polda)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker