KONTROLPOLITIK

PERNYATAAN TROY POMALINGO MENDAPAT REAKSI PARTAI KOALISI, ALYUN : APA KEWENANGAN TROY EVALUASI KINERJA PARPOL?

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

GORONTALO (KP) – Pernyataan Troy Pomalingo pada salah satu media online di Gorontalo yang menuding bahwa kerja upaya pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Gorontalo dilakukan oleh Rusli Habibie sendiri. Bahkan dirinya menilai Partai koalisi cenderung mengkampanyekan pasangan lain.
“Ternyata Rusli Habibie kerja sendiri untuk Jokowi. Bahkan, (oknum) anggota Partai koalisi lainnya cenderung menjadi pengkhianat, karena bukan saja tidak mengkampanyekan Jokowi, mereka justru mengkampanyekan capres lain,” ungkap Troy Pomalingi pada salah satu media online hulontalo.id.
Pernyataan ini mengundang reaksi keras dari Partai Nasdem Gorontalo. Alyun Hippy, selaku Ketua Media Center Partai Nasdem Gorontalo menilai pernyataan yang dihembuskan Troy Pomalingo hanya membuat gaduh koalisi partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Gorontalo.

Dirinya menegaskan Partai Nasdem, adalah partai yang pertama kali mengemukakan dukungan ke Jokowi sebelum Parpol lain mengemukannya. Itu dibuktikan dengan Nasdem Gorontalo Partai pertama yg memasang baliho Jokowi di sekretariat Partai.

“Jangankan masang baliho, Nasdem bahkan membranding pesawat, untuk menunjukkan kesiapannya memenangkan Jokowi,” ungkap Alyun sambil menambahkan jika Partai Nasdem yang konsisten mensosialisasikan Jokowi-Maruf hingga sekarang.

“Kami dari awal telah memasang baliho Jokowi-Ma’aruf Amin di masing masing Sekretariat Partai Nasdem hingga posko pemenangan Rachmad Gobel di Gorontalo.

“Makanya kami menyesalkan, Troy Pomalingo menyatakan Upaya pemenangan itu, hanya dilakukan oleh Pak Rusli Habibie sendiri,” keluhnya kepada Media ini (15/03/2019).

Menurut Alyun Hippy, Troy Pomalingo tidak memiliki legal standing untuk menilai kinerja Partai Koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Gorontalo. Bahkan dirinya menyayangkan sikap Troy Pomalingo yang seolah ahli dibidang itu.

“Kita (Tim Jokowi-Ma’ruf Amin) Partai Nasdem telah bekerja secara sukarela memenangkan pasangan ini, Saya bingung bagaiman dia (Troy Pomalinga) menilai kinerja koalisi yang menyatakan hanya Pak Rusli Habibie yang bekerja,” ujarnya.

Alyun mempertanyakan parameter yang digunakan Troy untuk menilai kinerja Partai penggusung.

“Jangal asal bacot saja, kalau alat ukurnya tidak jelas. Apa kewenangan Troy mengevaluasi kinerja Parpol pendukung?. Tim Kerja Nasional saja menggunakan komunikasi yang elegan dengan sesama parpol pendukung. Karena mereka paham benar, peserta Pemilu itu adalah Parpol, bukan relawan. Relawan dibutuhkan, tapi jika relawan sudah ngelunjak, bahkan sudah berlagak seperti supervisor, dan membuat stetmen yang bisa membuat kegaduhan di internal Parpol pendukung, dan merugikan citra Capres, sudah perlu dievaluasi keberadaanya,” tegas Alyun dengan kesalnya.

Dirinya berharap, agar partai koalisi tidak terpancing dengan adanya pernyataan Troy Pomalingo yang diberitakan oleh salah satu media online di Gorontalo itu. Ia khawatir tim yang telah lama bekerja untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, akan terpecah konsentrasi menghadapi Pemilu yang kurang beberaoa hari lagi.

“Saya berharap seluruh Partai Koalisi terus bergerak, terutama Partai Nasdem karena, pernyataan Troy ini tidak memiliki legal standing. Selain itu juga, kerja nyata Troy Pomalingo dalam upaya memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin belum terlihat keseriusannya,” tegasnya.#(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker