KONTROLPOHUWATO

RUPS BSGO SELESAI, INI PANDANGAN BUPATI SYARIF TERKAIT DINAMIKA BSGO

Laporan : Jaringan Berita SMSI
Editor : Mahmud Marhaba

 

MANADO (KP) – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bank Sulutgo yang berlangsung di Grand Kawanua Novotel Manado, Senin (11/03/2019) dihadiri Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga bersama para pemegang saham dan jajaran Direksi Bank Sulutgo.

Menurut Bupati Syarif Mbuinga bahwa penting satu daerah atau gabungan beberapa daerah membentuk satu Bank daerah milik dari pemerintah dan masyarakat. Seperti saat ini provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo memiliki Bank Sulutgo secara bersama-sama.

“Jika Gorontalo menarik, apakah akan menempatkan ke bank lain atau mendirikan bank sendiri, rasanya Gorontalo belum waktunya, karena untuk membentuk sebuah bank sendiri persyaratannya harus memiliki modal,” ujar Bupati Syarif. Namun begitu Bupati Syarif optimis bahwa kedepan Provinsi Gorontalo sudah mampu membentuk sebuah Bank daerah sendiri.

“Arahnya kita akan ke sana. Nah, selama kita belum punya Bank daerah. Kita saat ini memiliki bank Sulutgo secara bersama-sama. Semula dia Bank Sulut, kita berjuang untuk merubah nama Bank Sulut menjadi Bank Sulutgo. Upaya ini dikarenakan ada dua Provinsi di dalamnya, provinsi Sulut dan provinsi Gorontalo. Dan jika ada permasalahan maka forum RUPS ini yang akan membicarakan,” tambahnya.

Syarif juga menjelaskan beberapa hal yang didiskusikan pada RUPS. Diantaranya mengenai beberapa persoalan yang terjadi di Bank Sulutgo yang cabangnya tersebar di daerah-daerah termasuk Pohuwato.

“Memang ada hal-hal yang perlu didiskusikan, salah satunya menyangkut masalah kredit ASN dan lain sebagainya. Satu kawan saya menghendaki bahwa Bank ini lebih ditonjolkan fungsi sosial, bila perlu bunga banknya paling rendah. Tetapi khan penjelasan pak Gubernur, PST, juga Direksi bahwa ada aturan main,” ujar Bupati Syarif.

Lebih lanjut Bupati dua periode itu juga menyadari bahwa sebuah Bank termasuk Sulutgo harus lebih berorientasi pada keuntungan (Profit Oriented) dengan tetap memperhatikan pelayanan yang maksimal kepada nasabah. Dimana hal tersebut berkembang dan menjadi salah satu pembahasan utama dalam diskusi.

“Nah kalau penonjolannya fungsi sosial, waduh gimana ya, itu khan dikeluhkan oleh sebagian besar ASN, bahkan pak Gubernur Sulawesi Utara pun mangatakan jika dirinya pun pusing menerima aspirasi dari ASN berkaitan dengan masalah layanan. Hal Itu juga yang dibicarakan untuk perbaikan. Diskusinya sangat dinamis,” ungkap Bupati Syarif.#(KP/Jundi/Humas)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker