HUKRIMKONTROL

TERANCAM KRISIS KEPERCAYAAN, SCW MINTA BANK SULUTGO LAKUKAN RUPS LUAR BIASA

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba
 

MANADO (KP) – Sulut Corruption Watch (SCW) menyarankan pemegang saham BSGO agar segera menggelar RUPS Luar Bisa mengingat berbagai masalah serius yang mengganggu kinerja bank akhir-akhir ini.

Masalah serius dimaksud adalah pengalihan rekening kas daerah Pemda Bolmong ke BNI, rencana Pemkot Kotamobagu dan Pemkot Manado mengikuti jejak Pemda Bolmong tersebut, perolehan aset yang rendah selama dua tahun terakhir dan tidak harmonisnya hubungan komisaris dan Direksi dengan beberapa pemegang saham.

Soal pengalihan rekening kas daerah Pemda Bolmong misalnya, tidak boleh dianggap remeh karena berpotensi menimbulkan kredit macet rutasan milyar rupiah. Melibatkan Kejaksaan untuk menagihnya ke ribuan debitur bukan solusi terbaik. Beruntung hingga saat ini tidak ada perlawanan hukum dari debitur yang merasa tidak bersalah akibat dari pengalihan rekening kas daerah tersebut. Lagi pula Kejaksaan pasti tidak mampu bila ada gerakan bersama pemegang saham mengalihkan rekening kas daerah dari BSGO ke bank lain.

“Itu sebabnya RUPS Luar Biasa harus mencari solusinya. Setidaknya mencegah agar tidak ada lagi perpindahan rekening kas daerah. Bahkan kalau bisa mengajak Pemda Bolmong mengembalikan rekening kas daerahnya ke BSGO,” ungkap Deswerd, Sabtu (09/03/2019).

Demikian juga soal kenerja Direksi. Sesuai catatan SCW, selama 2,4 tahun bekerja hingga saat ini Direksi hanya mampu menambah aset sekitar Rp. 800 milyar per tahun. Bandingkan dengan Direksi sebelumnya yang selama 4,9 tahun bekerja mampu menambah aset rata-rata Rp. 1.4 triliun per tahun. Sudah begitu, baik Direksi maupun Komisaris tetap memperoleh tunjangan yang sangat tinggi. Sedangkan karyawan selama 2 tahun terakhir tidak lagi menerima insentif. Ada disparitas pendapatan yang serius antara pimpinan dan karyawan.

Kondisi tersebut diperparah dengan kurang harmonisnya hubungan antara Direksi dan Komisaris dan antara keduanya dengan beberapa pemegang saham disebabkan masing-masing tidak memahami dengan baik tupoksi dan kultur BSGO yang berbeda dengan bank pada umumnya. Misalnya ada yang masih membanding-bandingkan pesaham besar dan pesaham kecil hingga menimbulkan kertersinggungan. Atau Direksi yang merasa tidak perlu lagi berhubungan dengan pesaham karena sudah diwakili Komisaris.

Atas dasar itu semua, SCW menyarankan RUPS Luar Biasa harus mengevaluasi kinerja Direksi dan Komisaris. SCW menyarankan harus ada pergantian Direksi dan Komisaris.

“Ganti dengan figur yang selain profesional di bidang perbankan juga harus bisa membangun hubungan baik dengan semua pesaham yang note bene adalah kepala daerah. Rekrut figur dari internal BSGO. Mereka yang sudah puluhan tahun membangun dan membesarkan BSGO. Jangan rekrut dari luar kecuali sudah sangat terpaksa. Jangan juga rekrut politisi atau tim sukses sebab berpotensi memberi citra buruk bagi bank,” ungkap Deswerd yang juga selaku Koordinator GCW di Gorontalo.

Bila hal-hal yang disebutkan di atas tidak segera diselesaikan pada RUPS Luar Biasa, tegas Deswerd, dikhawatirkan ke depan BSGO akan mengalami krisis kepercayaan.#(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker