KABGOR

NELSON INCAR ANGGARAN PUSAT, PERJUANGKAN JALAN DESA DAN RUSUNAWA MAHASISWA

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

LIMBOTO [KP] – Optimalisasi infrastruktur yang beasaskan keadilan antar-wilayah menjadi filosofi pembangunan yang digalakkan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo. Untuk itu, langkah yang ditempuhnya antara lain berupaya menarik anggaran pusat agar mengalir ke Kabupaten Gorontalo. Taktik ini diperlukan mengingat APBD Kabupaten Gorontalo sangat terbatas. Dengan memanfaatkan anggaran pusat, pembangunan diharapkan tidak saja terkonsentrasi di ibu kota, tetapi merata sampai ke desa-desa.

Terkait itu pula, Nelson kembali melakukan lobi-lobi anggaran di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Di Kementrian PUPR, Nelson yang didampingi Kadis PUPR Syamsul Baharuddin dan Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kisman Ishak menemui langsung Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah dan Sekertaris Dirjen Penyediaan Perumahan, Rabu (6/3/).

Seusai pertemuan, Nelson mengatakan, lobi-lobi anggaran yang dilakukannya demi akselerasi pembangunan infrstruktur. Menurutnya, mustahil bagi Pemkab Gorontalo memenuhi aspirasi masyarakat di seluruh wilayah, jika hanya mengandalkan APBD yang terbatas. “Anggaran sudah ada dipusat, tinggal bagaimana cara kita membawanya ke daerah. Peluang ini yang kita masuki agar memberi dampak positif bagi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Gorontalo,” katanya ketika dihubungi kemarin.

Sebelumnya, saat bertemu Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah, Nelson melobi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020. Anggaran itu coba ditarik untuk membangun sejumlah hal antara lain menggenjot infrastruktur jalan penghubung di desa-desa terpencil. Sementara itu, saat bertemu Sekertaris Dirjen Penyediaan Perumahan, Nelson memperjuangkan anggaran program perumahan seperti penambahan satu unit Rusunawa di kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) , usulan proposal pembangunan Rusunawa dari IAIN Sultan Amai, usulan Rusunawa bagi perawat dan bidan RS Boliyohuto serta pekerjaan Industri di kawasan industri LAPATO (Pulubala, Parungi, Bilato).

Nelson mengatakan, ketersediaan infrastruktur sangatlah penting. Keberadaan jalan yang representatif di desa-desa misalnya, akan sangat berarti dalam menunjang akvitas perekonomian masyarakat. Dengan infrastruktur, diharapkan pertumbuhan ekonomi bisa meningkat.

Semenara itu, Syamsul menambahkan, langkah yang ditempuh tersebut sebagai strategi “jemput bola”. Dari strategi itu, semua usulan pun diterima dengan baik. Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah memberikan apresiasi atas semangat Bupati Gorontalo membangun daerah dan menyejahterakan rakyat. “Begitu juga dengan Sekretaris Jendral Perumahan. Beliau berjanji siap merealisasikan usulan kita,” ujar Syamsul.

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Vidiyaamaliah.co.id
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button