GORONTALO UTARAHUKRIMKONTROL

ALEG DEPROV MINTA PENYIDIK USUT INDIKASI LAHAN FIKTIF PADA PROGRAM BANSOS GP2TT GORUT 2015

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor. : Arsad Tuna/ Mahmud

 

 

KWANDANG (KP) – Indikasi adanya lahan fiktif yang diduga mempunyai kontribusi yang cukup pada perkara Korupsi Bansos GP2TT, mendapat perhatian khusus dari Aleg DPRD Provinsi Gorontalo.

Hamzah Sidiq Djibran,SH., MH, anggota Komisi I Deprov merasa prihatin atas terjadinya perkara korupsi pada program ini.

“Bansos GP2TT ini khan tujuannya untuk meningkatkan produksi Pertanian, tapi kalau kenyataannya seperti ini saya yakin bahwa tujuan ini tidak tercapai, bahkan petani hanya sekedar dijadikan alat oleh oknum-oknum tertentu untuk mengeruk keuntungan dalam program ini,” kata HS sapaan akrab Hamzah Sidik.

Lebih lanjut, Anggota Komisi Hukum Deprop ini memaparkan bahwa sejak bergulirnya kasus GP2TT ini pihaknya terus memantau proses penyidikannya.

Hal ini masuk dalam pengembangan kasus sebelumnya oleh Pihak Penyidik Tipikor Polres Gorontalo.
“Karena ini statusnya adalah pengembangan maka saya kira penyidik tidak lagi susah untuk melakukan penyidikan. Pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) untuk kasus ini saya rasa sudah agak cukup, apalagi di tunjang dengan berita media. Ini sudah lebih dari cukup,” papar Hamzah Sidik.

Diakhir wawancara dengan Redaktur media ini, Anggota Komisi Hukum Deprov Gorontalo ini meminta supaya pihak aparat hukum dapat mengusut masalah lahan fiktif ini secara komprehensif dalam satu kesatuan proses pada Perkara Korupsi Bansos GP2TT yang sementara berlangsung.

“Ya, saya minta pihak Polres Gorontalo, melalui tim penyidik Tipikor, untuk dapat mengusut kasus lahan fiktif dalam kelompok tani penerima Bansos GP2TT ini demi untuk menjamin rasa keadilan publik,” kata Bung HS, Aleg yang berasal dari Dapil Gorontalo Utara ini.#(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker