KABGOR

BOYONG ROMBONGAN KE KABGOR, WABUP BOLMUT STUDI TIRU PENANGANAN STUNTING DI KABGOR

Laporan : Jaringan Berita SMSI
Editor : Mahmud Marhaba

 

LIMBOTO (KP) – Pemerintah kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) melakukan kunjungan ke Pemda Kabupaten Gorontalo, Kamis (28/02/2019).
Kunjungan pemerintah Bolmut ke Pemkab Gorontalo dalam rangka Studi Tiru penanganan Stunting bertempat di gedung Kasmad Lahay Limboto.

Diketahui, Kabupaten Gorontalo sebagai daerah percontohan dari program Stunting di Indonesia bersama dengan provinsi Bali.
Kadis Kesehatan, dr. Roni Sampir, M.Kes mengawali laporannya terkait sosialisasi program Gerakan MasyaraKat Sehat (GEMAS) tahun 2018.

Ditegaskan Kadis Kesehatan, Kabupaten Gorontalo miliki wilayah dan penduduknya terbanyak di provinsi Gorontalo. Dirinya optimis jika di tahun 2019 ini, 100 persen terakreditasi A Puskesmas di daerah ini, dimana sebelumnya terdapat 1 Puskesmas Akreditas sangat Paripurna, 2 Puskesmas akreditas Utama, 10 Madya dan 2 Dasar.

“Trend peningkatan kematian ibu melahirkan menurun untuk tahun 2018 dan yang lebih membanggakan kita melampaui target nasional. Menariknya, pendampingan ibu hamil dilakukan oleh kepala desa, Koramil dan Kapoksek di setiap kecamatan,” ungkap Roni Sampir.

Wakil Bupati Bolmut dalam penyampaiannya mengatakan pihaknya sangat wajar untuk melakukan Tiru program di Kabgor. Dirinya mengakui bahwa dari sisi usia, Pemkabgor lebih senior dibanding daerahnya yang Maret mendatang akan berusia 12 tahun.

Olehnya pihaknya akan belajar dengan berbagai perkembangan terkait dengan Stunting di daerah ini. Tak tanggung tanggung dirinya membawa Kepala SKPD, Kepala Puskesmas, Sangaji (Kades) di wilayahnya untuk belajar raihan prestasi di Kabgor.

Bupati Gorontalo. Prof Nelson Pomalingo dalam sambutannya mengapresiasi rencana Studi Tiru program Stunting di daerah ini.

“Salut untuk bisa belajar di daerah kami, karena banyak daerah lain lebih memilih ke daerah jauh dibanding yang dekat,” ungkap Nelson dalam sambutannya.

Dirinya mengakui bahwa kedua daerah ini memiliki kesamaan dari segi historis. Makanya ungkap Nelson, pihaknya ketika menjadi Ketua Presidium pembentukan provinsi Gorontalo mencoba mengajak Bolmong untuk bergabung bersama provinsi Gorontalo.
“Ini sangat beralasan karena Bolmong dan Gorontalo memiliki kesamaan secara sosiologi dan juga memiliki kesamaan geografis, karena terletak dikawasan daratan Sulawesi,” ungkap Nelson.
Dirinya meminta kepada Kepala SKPD agar dapat melayani dan memberikan data yang lengkep terkait terkait program Stunting di daerah ini.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada Puskesmas berprestasi di kabupaten Gorontalo.#(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker