POHUWATO

BPPSPAM INGATKAN TINGKAT KEBERADAAN PDAM POHUWATO. INI TANGGAPAN DIRUT DAN KETUA DEWAS

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba.

 

MARISA (KP) – Badan Peningkatan Penyelengaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) mengunjungi PDAM Tirta Maleo kabupaten Pohuwato, Selasa (20/02/2019).

 

Kedatangan BPPSPAM Pusat ke kabupaten Pohuwato dalam rangka peningkatan kinerja PDAM Tirta Maleo yang saat ini dalam kategori sehat. Alasannya karena saat ini PDAM Tirta Maleo berada di kisaran 2,8 yang jika tidak diperbaiki kenerjanya bisa menjadi kategori tidak sehat.

“PDAM Tirta Maleo berada di kisaran 2,8 sehingganya ini penting ditingkatkan, jangan sampai nilainya bisa turun dan bisa dikategorikan tidak sehat”, ungkap Husin Utomo Ketua Tim BPPSPAM.

 

Untuk mempertahankan atau meningkatkan angka 2,8 tersebut hal yang harus dilakukan adalah mengurangi  permasalahan dan harus diselesaikan oleh pengambil kebijakan dilingkungan PDAM Tirta Maleo dan peran aktif dari karyawan PDAM itu sendiri.

 

Permasalahan di PDAM Tirta Maleo yang harus diselesaikan antara lain, penyusunan aset yang terlalu besar namun asas manfaatnya kurang, jumlah karyawan yang tidak berimbang dengan jumlah sambungan.

“Jika kita sandingkan jumlah karyawan dengan jumlah sambungan ini tidak berimbang, maka harusnya PDAM menambah jumlah sambungan agar hal ini tidak menjadi beban keuangan PDAM” ungkap Husin Utomo sambil mengingatkan secara serius terhadap ancaman yang bakal terjadi nanti.

 

Pada kesempatan ini juga Ketua BPPSPAM, Husin Utomo menyentil pemberian subsidi dari pemerintah yang selama ini disalahartikan oleh pelanggan, sebab yang di subsidi oleh pemerintah itu hanya pemakaian 0 sampai 10 kubik. Yang terjadi di lapangan masyarakat menggunakan lebih dari 10 kubik dan tidak mau membayar kelebihan pemakaian dengan alasan berpatokan pada subsidi dari pemerintah. Seharusnya pemerintah memberikan subsidi selisih lebih agar PDAM tidak mengalami kerugian.

“Pemakaian air PDAM oleh pelanggan melebihi apa yang sudah di subsidi pemerintah daerah sehingganya ini menjadi kerugian bagi PDAM,” ungkap Ketua Tim BPPSPAM, Husin Utomo.

 

Husin Utomo menyarankan agar PDAM Tirta Maleo memiliki bisnis plan yang harus di capai, selain itu dirinya mengigatkan kepada pegawai agar bekerja keras dan bekerja sama untuk mencapai bisnis plan yang telah ditetapkan bersama.

 

Apa yang di sampaikan Ketua BPPSPAM, Husin Utomo, direspon baik oleh Dirut PDAM yang langsung mengintruksikan karyawanya untuk merubah cara kerja, merubah pola pikir, dan bekerja sama dalam mencapai bisnis plan yang ada.

 

“Semoga dengan pencerahan dari bapak Husin Utomo kita bisa merubah pola pikir, cara kerja, bekerja sama, dan terkait dengan bisnis plan kita akan tinjau dan evaluasi,” ungkap Dirut PDAM Tirta Maleo Pohuwato.

 

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Maleo, Ismail Abas, sangat mengapresiasi kedatangan Badan Peningkatan Penyelengaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) di PDAM Tirta Maleo. Dirinya berharap agar apa yang disampaikan pihak BPPSPAM wajib dilakukan sehingga dirinya mengharapkan agar Direksi harus benar-benar menjadikan bisnis plan PDAM sebagai acuan dalam melaksanakan programnya.

 

“Pihak Direksi harus mampu menekan biaya penyusutan yang saat ini begitu besar dengan cara memanfaatkan secara efektif seluruh aset yang ada di PDAM. Disamping itu, wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait berbagai hal yang menjadi hambatan dan tantanngan PDAM saat ini dan yang akan datang,” ungkap Ismail Abas sambil dirinya mengingatkan agar penting memaksimalkan pelayanan secara kuantitaf, kualitaf serta kontinuitas.#(KP/JUNDI DAI)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker