HUKRIM

SETELAH DILAPORKAN KE POLDA, KASUS DUGAAN MALADMINISTRASI PILKADES MOLANTADU DIADUKAN WARGANYA KE OMBUDSMAN

Laporan : Jaringan berita SMSI.

Editor : Mahmud/Arsad

 

GORUT (KP) – Meskipun telah dilantik oleh pemerintah Daerah Gorontalo Utara Rabu (06/02) Kemarin, dugaan Perbuatan Pidana Pemalsuan Dokumen yang diduga dilakukan oleh oknum calon kepala desa Molantadu, Kecamatan Tomilitio masih akan terus berlanjut.

 

Setelah beberapa waktu lalu melayangkan surat ke Direskrim Umum Polda Gorontalo mempertanyakan perkembangan penyelidikan yang dilakukan Polda Gorontalo, hari ini Kamis (07/02/2019), Warga Molantadu datangi Ombudsman RI perwakilan Provinsi Gorontalo guna menanyakan proses tindak lanjut yang dilakukan Ombudsman soal dugaan  maladministrasi pada proses penyelidikan dugaan perkara Pidana pemalsuan Dokumen di Polda Gorontalo.

 

Luki Rantung S.H., Assisten Piket Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan tahap pemeriksaan, kelengkapan formil dan materil terhadap dokumen yang disampaikan oleh pengadu.

 

“Apabila sudah lengkap, sesuai SOP yang kami miliki dalam jangka waktu 14 hari kami harus memberikan tanggapan atas aduan pelaporan tersebut,” ujar Luki Rantung.

 

Selanjutnya Luki Rantung,SH menjelaskan  tentang mekanisme pelaporan di mulai dari penerimaan laporan aduan sampai dengan rekomendasi yang dihasilkan oleh Ombudsman.

 

“Ombudsman Perwakilan tidak bisa mengeluarkan Rekomendssi kecuali Ombudsman RI. Kami hanya  sekedar menyampaikan hasil pemeriksaan kami atas laporan aduan tersebut ke Ombudsman RI untuk mendapatkan Rekomendasi. Rekomendasi Ombudsman RI ditujukan kepada atasan Terlapor dalam aduan tersebut,” kata Luki kepada awak media.

 

Ditanyakan apakah Ombudsman RI akan merekomendasikan hasil pemeriksaan atas aduan ini ke Kapolri, Luki mengatakan, kita lihat nanti hasil pemeriksaan aduan ini.

 

“Yang jelas Rekomendasi Ombudsman RI itu akan disampaikan kepada atasan Terlapor,” papar Luki saat di wawancarai awak media yang tergabung dalam SMSI.

 

Sementara itu, Yamin Rajawali, salah seorang pegiat Desa, yang juga warga Molantadu kepada awak media ini mengatakan bahwa kedatangan mereka ke Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo adalah sekedar mengecek progres aduan mereka beberapa hari yang lalu.

 

“Insya Allah, Ombudsman bisa membuka tabir yang sebenarnya, dibalik pelantikan Kepala Desa Molantadu yang masih berproses hukum tersebut. Kami datang demi untuk memperoleh keadilan sebagai warga masyarakat,”  Harap Yamin Rajawali di dampingi oleh Tomi Tintia.#(KP/LG)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker