OPINI

MAMPUKAH GORUT ‘MENJADI POROS MARITIM UTARA INDONESIA?”

 

Oleh : Zulkarnain Musada (Mahasiswa Jurusan Perikanan, Universitas Bosowa Makassar)

 

KOMITMEN dan misi Indra Yasin – Thariq Modanggu saat ini, gagasan untuk menjadikan Gorontalo Utara sebagai Poros Maritim Utara Indonesia harus didukung oleh semua pihak. Bahkan, sudah seharusnya doktrin ini menjadi semacam ideologi atau arus utama (mainstream) pembangunan Gorontalo Utara (Gorut) yang tidak boleh diubah walaupun siapapun Bupati dan Wakil Bupati silih berganti.

Gagasan yang pertama kali dicetuskan oleh Calon Kepala/Wakil Kepala Daerah Indra Yasin – Thariq Modanggu pada Pilkada 2018 lalu, melalui debat dan kampanye-kampanye adalah langkah pertama digaungkan oleh Calon Kepala/Wakil Kepala Daerah dalam sejarah demokrasi di Gorontalo Utara dan Provinsi Gorontalo bahkan Indonesia. Naluri dalam memahami dan memanfaatkan keunggulan geografis Gorontalo Utara dan potensi yang terkandung didalamnya. Potensi apa saja yang dimiliki Gorontalo Utara dengan letak geografisnya? Mari kita tengok.

Dari total luas wilayahnya 1.777,02 km², setengahnya merupakan wilayah perairan. Gorut dengan total jumlah pulau mencapai 52, dan 2 pulau berpenghuni (BPS, 2016) adalah daerah dengan jumlah pulau terbanyak di Provinsi Gorontalo, sangat tepat kalau Gorut dijuluki daerah kepulauan.

Selain itu, Gorut memiliki garis pantai terpanjang di Provinsi Gorontalo, dengan total panjang 320 km². Secara geografis Gorut sangat diuntungkan karena terletak di lintasan laut Selat Makassar. Fakta geografis ini otomatis menjadikan Gorut sebagai lalu lintas laut antar pulau (Sulawesi – Kalimantan). Arus perdagangan yang menggunakan moda transportasi laut melewati wilayah Gorut melalui Pelabuhan Kwandang dan Pelabuhan Anggrek. Sebagai konsekuensi letak geografis yang menguntungkan tersebut, Gorut menjadi salah satu titik Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 2 yang menjadi sea lanes bagi arus pelayaran internasional yang melewati wilayah perairan Indonesia.

Dengan keunggulan letak geografis dan lansekap wilayah perairan Gorut tersebut beragam potensi ekonomi dapat dimanfaatkan lebih jauh untuk mendongkrak anggaran pendapatan daerah. Potensi Perikanan Tangkap menurut jenis ikan di Gorut mencapai 23,563,60 ton pada tahun 2015 (Dinas Kelautan dan Perikanan Gorut). Jumlah rumah tangga perikanan tangkap (RTP-T) 2,666 jiwa, perahu tanpa motor 649 unit, kapal motor 55 unit (DKP Gorut, 2015). Sedangkan jumlah rumah tangga perikanan budidaya (RTP-B) untuk rumput laut 491 jiwa, tambak 228 jiwa, kolam 179 jiwa, Keramba Jaring Apung (KJA) Laut 146 jiwa, KJA Tawar 38 jiwa, (DKP Gorut, 2015).

Data ini masih belum mencakup produksi di sektor pariwisata (bahari) dan dampak Pelabuhan Kwandang dan Pelabuhan Anggrek bagi pendapatan domestik regional bruto (PDRB) Gorut. Ibaratnya potensi kelautan dan perikanan Gorut tersebut seperti the sleeping giant yang siap dibangun demi kemajuan Gorut dimasa yang akan datang.

 

Motivasi Poros Maritim Utara Indonesia

Jika kita melihat dengan seksama niat dari Indra Yasin – Thariq Modanggu mencetuskan gagasan Poros Maritim Utara Indonesia adalah ingin menjadikan Gorut memiliki peran strategis terkait penyangga pemanfaatan potensi kawasan Utara Indonesia, dengan menghubungkan daerah/kota yang berada di utara indonesia dengan menggunakan seluruh alur pelayaran sebagai pendekatan terbarukan di kawasan laut. Hal ini pula menandakan bahwa Gorut dengan segala kesadaran, tentang pembangunan Poros Maritim Dunia (PMD) harus ditopang pula oleh ekspone daerah. Selain itu, masa depan maritim dunia ada di Pasifik dan Gorut siap menyambutnya dengan mempersiapkan diri menjadi poros maritim  utara Indonesia.

 

Konsep Belum Jelas

Namun demikian pro dan kontra seputar gagasan doktrin ini masih menjadi topik hangat baik, dari kalangan politisi, praktisi, pemuda, akademisi maupun dari kalangan Pemerintah Desa di bidang kemaritiman, kelautan dan perikanan. Tentu dikarenakan masih banyak yang belum jelas dan kurangnya sosialisasi dari gagasan tersebut…..BERSAMBUNG

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker