BOALEMOKONTROLPROV GORONTALO

INSIDEN MOHUNGO, AKHIRNYA GUBERNUR MINTA MAAF KE BUPATI DAREM

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

 

TILAMUTA (KP) – Agenda yang padat yang mengakibatkan molornya kunjungann Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dalam menyerahkan bantuan kepada masyarakat korban banjir di Mohungo berbuntut panjang. Masyarakat yang sudah berkumpul sejak pukul 08.30 wita itu mendapat rasa ibah dari sang Bupati Darwis Moridu.

Merasa waktunya terlalu molor, sang Bupati pun mulai gerah dengan waktu yang terlalu lama menanti kedatangan Gubernur. Sebagai wujud kepeduliannya kepada rakyatnya, Bupati Darem yang diusung melalui jalur perseorangan itu meledak tak terkontrol lagi.

Media pun mengabdikan peristiwa itu. Tak berlangsung lama, insiden kemarahan Bupati jadi viral di media sosial. Terlihat bagaimana Bupati Boalemo menujuk-nunjuk Kabag Protokoler Pemprov Gorontalo. Sang Bupati pun mencak-mencak dan marah besar. Hingga akhirnya meninggalkan acara yang dijadwalkan sesuai tentatif Pemkab Boalemo pukul 11.30 wita.

 

Gubernur saat tiba dilokasi sempat terpancing dengan suasana tersebut. Dari berbagai informasi yang dihimpun media yang tergabung di Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Gorontalo, Gubernur pun langsung meresponi dengan pernyataan agar pemimpin hindari kata-kata yang provokasi rakyat.

“Masyarakat mana yang susah? Masyarakat dipersulit nda? Masyarakat merasa susah nda? Buktinya masyarakat masih banyak yang nungu saya. Makanya kalau jadi pejabatitu hindari kata-kata yang memprovokasi rakyat, dan jaga mulut,” tegas Rusli.

 

Sebelumnya Bupati Darwis juga meminta agar penyerahan secara simbolis segera dilakukan tanpa harus menunggu Gubernur. Namun pihak Dinsos Provinsi tak menyanggupi permintaan Bupati Darwis. Hingga akhirnya Bupati Darwis langsung beranjak dari lokasi tersebut, sebelum pembagian dilaksanakan.

”Bisa nda diserahkan disini, kalau nda bisa saya sudah mau pulang, kasihan rakyat. Cuma beras lima kilo bikin siksa masyarakat,” ungkanya dengan penuh kekesalan.

Namun, akhirnya Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, memalui pemberitaan humas Pemprov di https://humas.gorontaloprov.go.id, tertanggal 1 Pebruari 2019, meminta maaf kepada pemerintah dan masyarakat terutama Bupati Boalemo.

“Saya sebagai Gubernur dan juga atas nama teman-teman (Pemprov) meminta maaf kepada pemerintah dan masyarakat terutama Pak Bupati atas keterlambatan Saya. Saya tidak tersinggung, Saya juga tidak marah karena memang Saya salah datang terlambat di tempat itu,” ungkap Rusli saat memimpin Rakorev bersama jajaran Pemkab Boalemo, Kamis (31/1/2019) kemarin.

 

Dirinya pun menyadari bahwa menjaga keutuhan pemerintahan baik di Provinsi maupun di Kabupaten/ Kota, adalah hal yang utama.

“Saya sebagai Gubernur, sebagai kepala pemerintah daerah, wajib menyampaikan ini kepada teman-teman agar keutuhan dalam menjalankan pemerintahan baik di provinsi maupun kabupaten/kota tetap terjaga. Salam hormat Saya kepada Pak Bupati. Mudah-mudahan sinkronisasi program yang pro rakyat, sinergitas, komunikasi yang terus kita bangun demi daerah dan masyarakat yang lebih baik khususnya di kabupaten Boalemo,” pungkasnya.#(KP)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker