HUKRIM

AKHIRNYA, POLDA SERAHKAN TAHAP II KASUS KEPEMILIKAN 30.282 BOTOL MIRAS KE KEJAKSAAN

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

GORONTALO (KP) – Komitmen Polda Gorontalo memberantas peredaran Minuman Keras (Miras) di Gorontalo patut diberikan apresiasi. Hal ini dibuktikan dengan diserahkannya kasus kepemilikan 30.282 botol Miras oleh Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Gorontalo untuk tahap II (serah terima tersangka dan barang) kepada JPU terkait perkara penjualan minuman keras sebagaimana LP/93/IV/2017/Ditreskrimsus.

 

Terlalu lamanya kasus ini diproses membuat beberapa aktivis LSM mempertanyakan proses perkaranya. Bahkan ditenggarai jika kasus ini bakal ‘dipetieskan’ dan tidak akan pernah terproses lagi. Namun hal itu terbantahkan ketika Kamis, 24 Januari 2019 pihak Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Gorontalo menyatakan kasus ini di P21.

 

“Kasus Miras ini sudah lama P21-nya, sekitar 26 Desember 2018 dan hasil koordinasi dengan pihak Kejaksaan baru hari ini sekitar pukul 13.00 wita dilaksanakan tahap 2 nya (penyerahan tersangka dan barang bukti),” terang Wahyu.

 

Diketahui kasus ini berlangsung sejak tanggal 27 April 2017 silam. Penggerebekan dan penangkapan minuman beralkohol (Miras) merupakan hasil kerja keras dari gabungan Ditreskrimsus Polda Gorontalo dengan menggeledah distributor minuman Pinaraci.

 

Lokasi penggeledahan pun hanya berjarak 500 meter dari Mapolda Gorontalo, tepatnya terletak di Desa Tuladenggi kecamatan Telaga Biru, kabupaten Gorontalo yakni pada  sebuah Toko Sinar Santika di Desa Tuladenggi kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo.

 

“Adapun nama-nama tersangka yang diserahkan antara lain Winarni Bukoi dan Victor Iwisara sedangkan barang bukti terdiri dari 2.569 dus (30.828 botol) minuman keras golongan B merk Pinarachi, 5 unit kendaraan bermotor roda Empat, yakni 1 unit Mobil Toyota Hilux pick up DN 8024 EW, 1 unit mobil Zusuki GC warna hitam DM 8842 F, 1 unit Mobil pick Up Mitsubisi L 300 DM 9828, 1 unit truck Toyota DM 8606 A, dan 1 unit truck Hino DM 8799 F dan dokumen administrasi penyidikan terkait perkara dimaksud,” kata Wahyu.

 

Kabid Humas menghimbau kepada seluruh masyarakat Gorontalo untuk tidak mengkonsumsi minuman keras (Miras). “Saya kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mengkonsumsi Minuman Keras, karena minuman keras selain tidak baik untuk kesehatan juga menjadi biang kriminalitas. Kami Jajaran Kepolisian Polda Gorontalo sebagaimana perintah bapak Kapolda Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail, MH akan terus memberantas peredaran Minuman keras di bumi Holondalo,”ujar Wahyu.#(KP)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker