GORONTALO UTARA

MENGINTIP KINERJA SEKRETARIS DAERAH GORONTALO UTARA

 

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

“Selesaikan tugas hari ini, jangan menunggu hari esok,” ungkap Sekda Gorut.

KWANDANG (KP) – Pemerintah Daerah Gorontalo Utara kini terus berbenah dalam hal penegakan disiplin termasuk pembenahan administrasi secara keseluruhan. Penataan administrasi yang baik dan profesional akan menjadikan daerah ini bisa terhindar dari kesalahan adminstrasi yang bisa mengarah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti indikasi korupsi.

Hasil administrasi yang baik harus dimulai dari pucuk pimpinan yang kemudian akan diikuti oleh pimpinan ditingkat bawah hingga staf di lingkungan OPD masing-masing.

Hal ini yang dilakukan Sekretaris Daerah, Ridwan Yasin, SH., MH yang ditemui pimpinan media yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) provinsi Gorontalo, yang merupakan organisasi Perusahan Pers di Indonesia yang memiliki tujuan menjadikan Perusahan Pers di daerah bertindak secara profesional.

Kepada pimpinan media Ridwan Yasin menceritakan tugas yang diembannya saat ini begitu padat dan membutuhkan kosentrasi yang tinggi. Tumpukan berkas yang harus ditandatangani wajib dilakukan dan diselesaikan pada hari itu juga.

“Semua ini harus diselesaikan pada hari ini juga. Jika tertunda, maka akan lebih tertumpuk berkas yang harus diselesaikan,” ungkap Ridwan Yasin kepada pimpinan media sambil melakukan tugas rutinnya siang itu, Rabu (16/01/2019).

Menariknya, Sekretaris Daerah yang baru bertugas beberapa minggu ini langsung tancap gas. Dirinya membackup tugas-tugas yang sulit dijangkau oleh pimpinan baik Bupati maupun Wakil Bupati. Tugas-tugas pun terpaksa harus diselesikan dirumah guna menghindari tertumpuknya kerja di esok hari.

“Saya harus selesaikan sisa tugas ini di rumah untuk menghindari tertumpuknya kerja di esok hari. Selesaikan tugas hari ini, jangan menunggu hari esok,” ungkap Sekda.

Mantan Kepala Biro Hukum Pemprov dan Kepala BKD Pemprov Gorontalo itu merencanakan akan memberikan kesempatan kepada media untuk melakukan expose secara rutin, cepat dan berkesinambungan. Namun dirinya tetap memperhatikan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di negeri ini, termasuk Peraturan Dewan Pers yang mengatur Perusahan Pers dan Kompetensi wartawan khususnya pemimpin redaksinya.

“Semua harus diatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Sekda yang memiliki latar belakang magister Hukum itu.#(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker