HUKRIMKONTROL

KABAG OPS POLRES BOALEMO TERTANGKAP NARKOBA?

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

GORONTALO (KP) – Upaya pembersihan oknum aparat Kepolisian dari kepemilikan Narkotika patut mendapat dukungan dan apresiasi yang tinggi. Betapa tidak, ditengah-tengah pemerintah menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) No. 6 tahun 2018 terkait Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika tahun 2018-2019, terdengar kabar yang mengagetkan dimana oknum salah satu pejabat tinggi di Polres Boalemo diduga tertangkap menggunakan Narkoba, Rabu (09/01/2019).

 

Kabar ini pun tidak tercium oleh awak media. Bocoran yang diperoleh dari sumber media yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) cabang Gorontalo, pejabat Polres Boalemo berinisial AWB merupakan Kabag Ops Polres Boalemo.

 

Kapolres Boalemo, AKBP Ade Permana, S.IK, MH yang dimintai keterangan terkait persoalan ini hanya menjawab singkat pertanyaan wartawan soal dugaan kasus kepemilikan Narkoba atas anak buahnya. “Kasusnya sudah ditangani Polda,” jawab Kapolres singkat kepada media ini.

 

Soal Narkoba, Kapolda Gorontalo, Brigjend Pol Drs. Rachmad Fudail, MH, sangat konsisten dengan penegakan kasus Narkoba terlebih kepada anggotanya. Sejak awal bertugas di Gorontalo, dirinya sudah menyatakan komitmennya untuk tidak segan-segan jika anggota Kepolisian di wilayah Gorontalo terlibat Narkoba akan diproses. “Jika terbukti akan diproses, siapa pun yang terlibat dalam Narkoba,” ungkap Jenderal Bintang Satu yang sukses menghadirkan SPN di Gorontalo.

Terdengar bakar penangkapan dugaan kepemilikan Narkoba yang dilakukan pejabat di jajaran Polres Boalemo dilakukan sendiri oleh Kapolres. Kini kasusnya sedang dalam proses pihak Polda Gorontalo.#(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker