KONTROLPOHUWATO

BNNP MULAI SOSIALISASI INPRES NOMOR 6 TENTANG P4GN, GRANAT POHUWATO SIAP BERSINERGI

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

POHUWATO (KP) – Dalam mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomo 6 tahun 2018, Tentang Rencana Aksi Nasional Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika tahun 2018-2019, pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi Gorontalo mulai melakukan aksinya dengan melakukan sosialisasi di ujung Barat Pohuwato bersama pemerintah daerah, bertempat di Aula Panua kabupaten Pohuwato.

Acara yabng dilaksanakan, Senin 7 Januari 2019 itu dipimpin langsung Kepala BNNP provinsi Gorontalo, Brigjend Pol Drs. Oneng Subroto, MH. Jenderal bintang satu ini dalam sambutanya berharap agar semua OPD bisa mensosialisasikan ke ASN pada OPD-nya masing-masing meskipun waktu terbatas hanya 5 menit. Dirinya pun berharap agar disetiap OPD membentuk relawan Anti Narkotika pada bulan Januari ini.

“Saya berharap agar semua bisa menjalankan tugas ini dengan baik. Membentuk Relawan Anti Narkotika disetiap OPD dan saya berharap agar semua ASN dimasing-masing OPD bisa melakukan tes urine kepada setiap pegawai,” harap Oneng Subroto.

Bupati Pohuwato yang diwakili Sekretaris Daerah menyambut baik Rencana Aksi Nasional Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika tahun 2018-2019. Sekretaris Daerah memberikan dukungan atas Instruksi Presiden nomor 6 tahun 2018 ini.

Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), Ismail Abas, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas upaya yang dilakukan BNNP dan BNNK Pohuwato dalam menjalankan Instruksi Presiden tersebut. Dirinya menilai bahwa ini merupakan wujud dari kondisi daruruat Narkoba yang disampaikan Presiden atas bangsa ini.

“Persoalan Narkotika harus menjadi tanggungjawab bersama. Melibatkan pemerintah daerah hingga ke pemerintah terkecil (desa) adalah langkah tepat yang dilakukan untuk meminimalisir dan mencegah peredaran Narkoba. Kami sangat siap bergandengan tangan untuk pembentukan relawan Anti Narkotika hingga ke desa-desa,” ungkap Ismail sambil menambahkan jika program ini sejalan dengan target GRANAT 2019, dengan pencanangan program 5.000 relawan Anti Narkotika di Pohuwato.#(KP/ Jundi Dai).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker