KOTA GORONTALO

TIM PENGGERAK PKK KOTA GORONTALO GELAR SOSIALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN BERBASIS KAWASAN TERPADU

Laporan : Tim Kabar Publik

Editor : Mahmud Marhaba

 

KOTA GORONTALO (KP) – Tim Penggerak PKK Kota Gorontalo menggelar Sosialisasi Pemanfaatan Pekarangan Berbasis Kawasan Terpadu untuk 9 kecamatan yang ada di Kota Gorontalo, Rabu (21/11/2018). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah tentang pemanfaatan lahan pekarangan dalam menciptakan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga sekaligus penganekaragaman pangan lokal.

Ketua TP. PKK Kota Gorontalo, Jusmiaty Kiayi Demak, mengatakan, ketersediaan pangan merupakan syarat dari tercapainya status ketahanan pangan. Untuk memperoleh ketersediaan pangan yang cukup diperlukan pemanfaatan sumberdaya lahan yang ada secara baik dan terencana, termasuk pemanfaatan pekarangan.

“Lahan pekarangan memiliki potensi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga, hanya saja pemanfaatannya saat belum dilakukan secara maksimal. Mayoritas masyarakat masih memanfaatkan lahan pekarangan seadanya saja,” ujar Jusmiaty saat memberikan pengarahan pada Sosialisasi Pemanfaatan Pekarangan Berbasis Kawasan Terpadu yang berlangsung di Banthayo Lo Yiladia, Kota Gorontalo, Rabu (21/11/18).

Berangkat dari hal tersebut, lanjut Jusmiaty, pemerintah meluncurkan gerakan peran serta masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan keluaraga. Ketahanan pangan sendiri, jelasnya, merupakan hal yang sangat strategis mengingat pangan adalah kebutuhan dasar manuasi paling utama. Oleh karena itu pemenuhan pangan menjadi bagian dari hak asasi individu dan sebagai komponen dasar untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

“Saat ini sumber pangan pokok kita masih bergantung pada beras dan terigu. Untuk mengurangi konsumsi beras dan terigu perlu dilakukan upaya pengembangan pangan lokal seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar, pisang dan sebagainya,” kata Jusmiaty.

Potensi besar pangan lokal non beras tersedia hampir di seluruh wilayah. Hanya saja yang menjadi tantangan saat ini adalah bagaimana melakukan diversifikasi makanan olahan yang berasal dari bahan pangan lokal dengan tetap mempertahankan nilai gizi yang seimbang.

Ia berharap lewat Sosialisasi tersebut, para peserta bisa menjadi ujung tombak dalam gerakan pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan keluaraga.

Ketua panitia pelaksana Sriyanti Ano menambahkan, digelarnya sosialisasi merupakan tindak lanjut dari program Pokja III TP. PKK Kota Gorontalo dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga melalui pemafaatan lahan pekarangan.

Sosialisi diikuti 118 peserta. Terdiri dari ketua-ketua TP. PKK kecamatan dan kelurahan sebanyak 59 orang serta ketua-ketua Pokja III TP. PKK kecamatan dan kelurahan sebanyak 59 orang.

“Sosialisasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para peserta sehingga bisa memperoleh hasil yang maksimal ketika kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.#(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker