HUKRIM

JELANG PEMILU, BHABINKAMTIBMAS DIMINTA PERANGI HOAX DAN JAGA NETRALITAS

Laporan : Topan A. Abdul

Editor : Ismail Abas/ Mahmud

 

POHUWATO (KP) – Jelang Pemilihan Umum legislatif, Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 mendatang, Bhabinkamtibmas yaitu anggota Kepolisian Republik Indonesia yang kesehariannya berada ditengah-tengah masyarakat diminta untuk perangi Hoax atau berita bohong dengan tetap menjaga netralitas dan tetap fokus pada tanggungjawab utamanya.
Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Kanit Binpolmas Polres Pohuwato AIPDA Sopyan Otoluwa disela-sela monitoring kegiatan Bhabinkamtibmas yang dilakukannya pada Senin (19/11/2018).

Menurut Sopyan, posisi sebagai seorang Bhabinkamtibmas adalah posisi yang sarat dengan tantangan dan dekat dengan berbagai macam pemasalahan. Terlebih lagi mendekati pesta demokrasi seperti saat ini.

“Seorang Bhabinkamtibmas adalah anggota kepolisian yang dekat pemerintah desa dan kecamatan serta sering dijadikan panutan masyarakat. Olehnya saya sangat berharap kondisi ini tidak disalah artikan dan tetap dijadikan spirit didalam melaksanakan tugas lapangan,” tutur Sopayan.

Mendekati pesta demokrasi seperti sekarang ini kata Sopyan, berbagai cara pasti akan dimainkan oleh kontestan pemilu dalam menggalang dukungan dari masyarakat. Salah satunya adalah dengan mendekati para stakeholder dan pihak-pihak yang berkompeten di desa dan kecamatan.

“Tak menutup kemungkinan anggota Bhabinkamtibmas pun akan menjadi salah satu sasaran yang akan didekati untuk mendapatkan dukungan suara dari masyarakat,” kata Sopyan.

Lebih lanjut Sopyan menjelaskan, bahwa untuk mendukung tugas-tugas Bhabinkamtibmas di wilayah tugasnya, pihak Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat-Binmas) Polres Pohuwato telah melakukan beberapa upaya untuk menguatkan peran para anggotanya, diantaranya yaitu dengan meningkatkan koordinasi dan pembinaan rutin kepada para Bhabinkamtibmas, melakukan monitoring lapangan terkait pelaksanaan tugas Bhabinkam, serta menguatkan dan meningkatkan pemahaman anggota Bhabinkamtibmas terkait perannya dalam mensukseskan pesta demokrasi pemilihan umum.

“Kami sangat yakin, anggota kepolisian yang diberikan tanggungjawab sebagai seorang Bhabinkamtibmas adalah person yang memiliki integritas dan loyal terhadap pekerjaannya serta sudah berpengalaman dalam hal pendampingan pesta demokrasi pemilihan umum. Namun, sebagai rekan dan mitra dalam menjalankan tugas kepolisian di wilayah Polres Pohuwato kami wajib mengingatkan kepada seluruh rekan-rekan Bhabinkamtibmas untuk terus menjaga netralitas, jangan terpedaya dengan bujuk rayu para konstestan Pemilu dan mari kita tunjukkan bahwa kita adalah anggota Polri yang bertanggungjawab dengan sama-sama mensukseskan Pemilu yang sudah ada di depan mata,” tutur Sopyan.

Selain menjaga netralitas sebagai seorang anggota Polri, Sopyan juga meminta kepada Bhabinkamtibmas untuk terus memerangi HOAX atau berita bohong yang beredar di masyarakat.

“HOAX adalah musuh nyata untuk kita saat ini. Memerangi Hoax tidak cukup dengan sosialisasi saja, tetapi harus meningkatkan pendampingan rutin di masyarakat. Kegiatan pendampingan pun, tidak cukup dilakukan satu atau dua kali saja. Tetapi harus berulang-ulang kali dan secara terus menerus,” jelas Sopyan menutup pembicaraan. #(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker