POLITIK

LISMAWI : BANYAK CALEG MELANGGAR ATURAN KAMPANYE

LISMAWI : BANYAK CALEG MELANGGAR ATURAN KAMPANYE

Laporan : Aldiyansah Kuice
Editor : Mahmud Marhaba

GORONTALO (KP) – KPU Kota Gorontalo menggelar sosialisasi pengawasan Pemilihan Umum tahun 2019 bersama dengan ketua Partai politik dan LO partai politik se Kota Gorontalo, Senin (12/11/2018) yang dilaksanakan di Ball Room New Rachmat Kota Gorontalo.

Berni Pakaja, SH mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan sebagai sarana komunikasi antara penyelenggara dan peserta Pemilu tahun 2019, serta sebagai peningkatan kapasitas pemahaman peserta Pemilu terhadap peraturan perundang-undangan Pemilu yang berlaku.

Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, Lismawi Ibrahim S.Pd M.Pd mengatakan bahwa dalam sosialisasi ini ditegaskan jika pelaksanaan kampanye dengan aturan yang ada di Bawaslu.

“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini sudah dua kali kita laksanakan, yang pertama giat ini sudah kita bahas bersama dengan Ketua KPU Kota Gorontalo, adapun kegiatan yang kita laksanakan ini yakni tentang pelaksanaan kampanye, masih banyaknya para Caleg yang melaksanakan kampanye tidak sesuai dengan aturan yang ada di Per Bawaslu maupun aturan PKPU.” jelas Lismawi Ibrahim.

Ketua Bawaslu Kota Gorontalo berharap kepada rekan-rekan Caleg yang hadir maupun LO bisa menjadi perpanjang tangan dari kegiatan ini.

“Untuk itu kepada bapak dan ibu yang hadir saat ini bisa menjadi perpanjangan tangan buat rekan-rekan Caleg yang termasuk peserta Pemilu untuk bisa menyampaikan hasil sosialisasi ini, hal tersebut kita laksanakan agar proses demokrasi yang kita laksanakan ini bisa berjalan dengan baik tanpa harus membuat pesta demokrasi ini cacat hukum,” lanjut Lismawi Ibrahim.

Dalam pelaksanaan kampanye pihak Bawaslu akan mengawasi konten-konten kampanye dan penyelenggara kampanye harus sesuai dengan surat kampanye yang Bawaslu terima dan permasalahan ijin kampanye itu rananya pihak Kepolisian, namun Bawaslu masih tetap temukan para calon legislatif melaksanakan kampanye tanpa STTP.

Sukrin Saleh Tayib ketua KPU Kota Gorontalo mengatakan bahwa dirinya sering menerima informasi melalui telepon terkait teknisi dan mekanisme Pemilu.

“Saya sering menerima informasi melalui telepon tentang hal-hal teknis mengenai mekanisme Pemilu terkait isu-isu faktual, padahal saya sudah sering menginformasikan hal tersebut kepada LO partai, yang saya khawatirkan akan ada tumpang tindih informasi yang akan diberikan kepada kami pihak KPU,” ujar Sukrin Saleh Tayib.

Saat memberikan penyampaian Ketua KPU Kota Gorontalo langsung menjelaskan beberapa mekanisme kampanye saat sosialisasi berlangsung.

“Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang mekanisme kampanye, yakni ada pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, dan rapat umum. Dan yang terjadi sekarang ini ada permasalahan tentang ijin pelaksanaan kampanye, sesuai dengan aturan yang ada di PKPU bahwa petugas kampanye wajib memberikan tembusan pemberitahuan waktu pelaksanaan kampanye dan meminta ijin STTP kepada pihak kepolisian setempat.” lanjutnya

“Kami dari KPU dan Bawaslu hanya menerima tembusan pelaksanaan kampanye. Jadi apabila ada permasalahan mengenai ijin STTP dengan pihak Kepolisian tentunya Bapak dan ibu berkoordinasi langsung dengan pihak kepolisian setempat. Kami dari pihak KPU tidak bisa masuk ke ranah tersebut, sebab permasalahan ijin kampanye (STTP) itu adalah ranahnya kepolisian,” ucap Sukrin Saleh Tayib Ketua KPU Kota Gorontalo.

Ketua Bawaslu Kota Gorontalo dan Ketua KPU Kota Gorontalo langsung membahas tentang aturan yang ada di Peraturan KPU maupun aturan yang ada di Peraturan Bawaslu dan hasil giat sosialisasi yang telah di laksanakan akan di buat kesepakatan dan akan di tanda tangani.#(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker