PROV GORONTALO

DISPARPROV GORONTALO LAKUKAN SERTIFIKASI KEPADA PEMANDU WISATA

Laporan : Aldiyansah
Editor : Mahmud Marhaba
GORONTALO (KP) – Untuk meningkatkan SDM dalam pelayanan prima kepada wisatawan asing yang datang ke Gorontalo, Dinas Pariwisata provinsi Gorontalo melakukan sosialisasi pelatihan kompetensi pemandu wisata dan homestay tahun 2018, dilaksanakan di Ball Room Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Selasa (16/10/2018).

Kepala Dinas Pariwisata Dr. Ir. Nancy Lahay, MP saat dimintai keterangan mengatakan bahwa, melihat SDM kita yang cukup memadai, maka Dinas Pariwisata akan lebih meningkatkan lagi dari segi pelayanan dan kenyamanan wisatawan.

“Jadi kita itu akan meningkat jika SDM kita cukup memadai, tapi perlu lebih ditingkatkan, dan saya berharap SDM kita itu mampu untuk melakukan pelayanan prima kepada wisatawan. Dan pada saat kita melayani dengan setulus hati dengan memberikan senyuman karena kenyamanan wisatawan timbul dari pelayanan yang baik. Ini merupakan pelatihan-pelatihan agar SDM kita mampu meningkatkan pelayanan dalam dunia wisata,” Jelas Dr. Ir. Nancy Lahay, MP

Nancy Lahay, MP berharap kepada pemandu Wisata, agar bisa menjelaskan destinasi wisata apa yang didatangi oleh wisatawan asing dan setiap pemandu akan dilakukan sertifikasi.

“Dan untuk para pemandu wisata harus mampu menjelaskan destinasi yang akan didatangi oleh para wisatawan, contohnya : Ada apa di Benteng Otanaha, dan Apa itu benteng Otanaha? Hal ini harus dikuasai oleh pemandu wisata dan ia harus mampu bercerita. Dinas Pariwisata akan berusaha meningkatkan SDM dengan melakukan sertifikasi.” Ucap Dr. Ir Nancy Lahay, MP.

Terkait masalah Homestay yang berada di Gorontalo Nancy Lahay sangat menyesal jika Homestay di Kota Gorontalo ditutup.

“Saya sangat menyesal jika Homestay ditutup karena itu jadi salah satu penggerak distribusi Pariwisata dan itu sudah dikenal karena wisatawan datang ke Gorontalo pasti mencari Homestay, karena dengan harga terjangkau wisatawan asing itu akan tertarik dengan situasi yang ada didalam rumah itu, karena mereka itu rata-rata hidup mandiri, dan mereka berani akan bayar mahal asalkan mereka mendapatkan suasa kekeluargaan yang mereka inginkan,” Jelas Nancy Lahay.#(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
http://Vidyaamaliah.co.id
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button