KONTROLPOLITIK

KASUS PEMILIH GANDA JADI BAHASAN BAWASLU DAN PANWASLU BERSAMA ANGGOTA BAWASLU RI FRITZ SIREGAR

Laporan : Danang Laksono
Editorial : Mahmud Marhaba

 

GORONTALO (KP) – Bawaslu dan Panwaslu Kecamatan se-Provinsi Gorontalo hadiri Bimbingan Teknis terkait peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM Bawaslu dan Panwaslu yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Kegiatan yang diselenggarakan hari ini, Kamis (13/03/2018) dimulai pukul 14:40 Wita lebih kepada diskusi terbuka terkait permasalahan dan keadaan Pemilu, bersama Fritz Edward Siregar, SH., LL.M., PhD selaku anggota Bawaslu RI Koordinator Divisi Hukum.

“Selamat datang, di daerah teraman,” ujar ketua umum Bawaslu Provinsi Gorontalo Djahrudin Umar saat menyampaikan sambutan.

Menurut Fritz Edward Siregar, SH., LL.M., PhD kondisi Pemilu di Gorontalo melihat dari Pilkada kemarin secara kasat mata berjalan sukses dan aman, namun masih ada tugas besar dan berat yang tentunya menanti kita kedepannya.

Dalam sambutannya Fritz Edward Siregar juga menyatakan tentang permasalahan DPT dan DPT ganda yang masih menjadi masalah saat ini, diluar dari pelanggaran Pemilu lain seperti Money politik dan lain sebagainya.

“Bagaimana mengidentifikasi terkait DPT ganda oleh Banwaslu, sedangkan ada aplikasi yang pernah dikatakan sampe sekarang tidak ada,” ujar seorang penanya dalam diskusi itu.

“Menurut data, ada 5,4 juta orang belum di rekam KTP dan menurut PKPU pemungutan suara yang baru di ketuk di Komisi ll DPR satu minggu lalu, bahwa yang dapat memilih hanya DPT atau yang memiliki E-KTP. Aplikasi untuk DPT ganda kita belum ada dan untuk verifikasi kita masih manual. Menurut data ada sekitar 2 juta pemilih ganda yang tercatat, entah karena faktor kongkalikong data di tingkatan bawah atau faktor lainnya,” ungkap Koordinator Devisi Hukum Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, SH., LL.M., PhD.#(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker