OPINI

REKAM JEJAK PERJALANAN KAKANDA LAFRAN PANE (PAHLAWAN NASIONAL)

Oleh Usman Anapia
Ketua Umum Badko HMI Sulut-Go

Kakanda Lafran Pane, inilah panggilan manja yang sering menjadi spirit dalam sanubari setiap kader Himpunan Mahasiswa Islam ketika menyebut dan mengingat sejarah jejek perjuangan beliau dari masa ke masa. Perjuangan dimana mendirikan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) hari rabu 14 rabiul awal 1366 H, bertepatan pada 5 febuari 1947 M, dimana kakanda Lafran Pane masih seorang mahasiswa yang duduk di tingkat I STI (Sekolah Tinggi Islam), kini UII (Universitas Islam Indonesia).
Rekam jejek perjuangan kakanda Lafran Pane sejak mendirikan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) begitu besar, hal ini bisa dilihat dari Fase-fase perkembangan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam perjuangan bangsa Indonesia, dimulai dari fase pengkokohan 5 Februari 1947 sampai 30 November 1947 yang pada awalnya telah menetapkan tujuan HMI: Mempertahankan NKRI dan mempertinggikan derajat rakyat Indonesia dan Menegakkan dan megembangkan ajaran agama islam. Kemudian HMI sejak didirikan begitu cepat tampil dalam memberikan pengabdian yang begitu besar, ini terbukti pada fase perjungan bersenjata 1947-1949 HMI terjun kegelangangan pertempuran melawan agresi yang di lakukan oleh belanda, membantu pemerintah baik memegang senjata bedil dan bambu runcing, sebagai setaff, penerangan, penghubung. Untuk menghadapi pemberontak di Madiun 18 september 1948.
Kini sang pejuang itu telah tiada, 25 Januari 1991 beliau meninggalkan kita tepat 26 Tahun 10 Bulan telah berlalu, akan tetapi jiwa dan semanagat beliau masih menggelora di dalam dada bagi kita sekalian kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Kakanda Lafran Pane memiliki sifat yang begitu mulia, mempunyai pendirian yang teguh dalam mencapai dan memperjuangkan cita-cita, kakanda Lafran Pane selalu memutuskan sesuatu karna Allah. Dalam suka dan duka dalam perjalanan HMI, jikalau ada Kongres atau acara-acara HMI kakanda Lafran Pane selalu menyempatkan diri dan bahkan sering datang terlebih dahulu.
Semangat yang tertanam dalam diri kakanda Lafran Pane mudah-mudahan di hari dimana Kakanda Lafran Pane dianugrahi menjadi Pahlawan Nasional tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis (9/112017) oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo, ini akan menjadikan spirit baru bagi kita sekalian keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam se-Indonesia, agar selalu konsisten, penuh kesadaran dan kesungguhan hati dalam menjalankan dan mencapai tujuan oranisasi, sebagaimana tak lupa selalu bercermin pada kepribadian kakanda Lafran Pane yang begitu ta’at terhadap perintah ajaran islam. Amin Ya Rabbal Alamin.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker