KONTROL

HARAPAN BARU HIPMI KOTA DIBAWAH KEPEMIMPINAN ROLINS HELINGO

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

SMART CITY (KP) – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) BPC Kota Gorontalo, Senin kemarin (30/10) melakukan Muscab VII dengan agenda pemilhan Ketua Umum BPC Kota Gorontalo periode 2017-2020 bertempat di Coffee Toffe lantai II.

Muscab VII kali ini mengusung tema Meningkatkan Sinergi Penguasa Muda Mengadapi Bisnis Global. Ini seiring dengan harapan Ketua Umum BPD HIPMI provinsi Gorontalo, Ryan Kono, agar BPC HIPMI segera melakukan langkah-langkah organisasi dan jangan ada lagi rivalisasi setelah Muscab.

“Muscab di Kota Gorontalo merupakan Muscab yang berjalan secara demokrasi dimana dalam pemilihan Ketua Umum dilakukan dengan jalan votting. Saya berharap HIPMI dibawah kepemimpinan yang baru agar segera bersatu. Dan sesuai AD-ART Tim Formatur hanya diberikan kesempatan 15 hari untuk menyusun kabinetnya,” ungkap Ryan saat menutup Muscab VII malam tadi.

Ketua Umum terpilih, Rolins Helingo berjanji ingin mengangkat keberadaan HIPMI Kota Gorontalo dengan mengupayakan kantor HIPMI dalam jangka waktu 30 hari.

Sementara itu Zulkifli Hasan, selaku Ketua Tim Sukses calon Ketum Rolins Helingo mengapresiasi Muscab kali ini yang menghantar kandidiatnya terpilih secara demokrasi dan berhasil mengguli lawannya meski hanya selisih 2 suara.

“Saya dan seluruh pendukung Ketum Rolins Helinggo sangat senang bisa memenangkan pertarungan ini. itu berarti pendukung sangat mengharapkan dengan penyampaian visi dan misi untuk diwujudkan kedepan sehingga membawa HIPMI dalam sebuah perubahan seperti penyediaan kantor secretariat dan program lainnya,” ungkap Zulkifli Hasan yang begitu aktif dalam melakukan lobby kepada pemilik suara yang menyalurkan hak pilihnya kepada Ketum Rolins. *(KP)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker