BERITA

DERITA PENJUAL MOBIL DIBAWAH TANGAN

LAPORAN : RAHMAN MAHABU

LIMBOTO (KP) – Sidang kasus penjualan mobil yang dilakukan dibawah tangan oleh terdakwa Nani Samadi tanpa sepengetahuan pihak PT. Adira Dinamika Multi Finance, Kamis (30/03/2017) memasuki pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh PT. Adira Dinamika Multi Finance mengatakan bahwa benar yang menjual mobil tersebut adalah terdakwa.

Kasus yang di gelar di Pengadilan Negeri Limboto tersebut berawal saat Nani Samadi alias Nani yang bertempat di dusun Beringin Lakeya Tolangohula membeli mobil suzuki carry  1.5 pick up warna hitam dengan nomor polisi  DM 9085 BB dengan perjanjian pembayaran nomor 0708.15.200144 tanggal 27 Maret 2015, dalam hal ini debitur 3.173.000 perbualan selama 48 bulan. Perjanjian tersebut dilakukan dihadapan Notaris Ardy Chandra, SH., M.Kn.

Dalam perkembangan persidangan dengan menghadirkan saksi dari  PT. Adira terungkap bahwa terdakwa menjual kendraan roda empat, meskipun bukan terdakwa yang melakukan penjualan, namun aturan  PT. Adira bahwa nama yang tercantum di berkas serta STNK adalah nama terdakwa.

Persidangan yang dipimpin hakim ketua, Petanudin, SH.,MH dengan anggota Donny S. Cahyoprpto, SH, Imade Sudiarta, SH., MH dengan Jaksa Penuntut Umum Nova Aulia Pagar Alam, SH, sementara terdakwa di dampingi oleh penasehat hukumnya Hadija Reni Jou, SH., MH.

Dengan kasus tersebut, pihak PT. Adira mengalami kerugian sebesar  133.266.000 atas penjualan kendraan yang di duga dilakukàn oleh Toni Suronoto kepada Roy Ibrahim dangan jumlah 18.500.000. tanpa di ketahui pihak PT Adira.(*MM)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker