GORONTALO UTARAKONTROL

DIANGGAP ‘MUBAZIR’ DPRD GORUT PANGKAS 17 MILIYAR DANA SKPD

LAPORAN : ARSYAD TUNA (GORUT)

GORUT (KP) – Patut diapresiasi apa yang dilakukan oleh Badan Anggaran DPRD Gorut pada penyusunan dan pelaksanaan APBD Gorut 2015. Prestasi para Aleg ini berhasil memangkas penggunaan anggaran yang diajukan oleh SKPD melalui kegiatan operasional yang dianggap mubazir. Prestasi yang dicapai ini nilainya cukup fantastis, 17 Miliard rupiah yang tentunya insya Allah tidak akan melahirkan sebuah komitmen yang dianggap sebagai “Prestise”

Rahmat Lamaji, salah seorang Anggota Badan Anggaran DPRD Gorut kepada media ini membeberkan bahwa untuk tahun anggaran 2017 ini pihaknya berhasil memangkas dan atau mengurangi anggaran operasional SKPD yang menurut mereka agak berlebihan. Adapun pengurangan anggaran operasional ini terutama di bidang kegiatan pengadaan ATK yang terlalu besar serta anggaran perjalanan dinas disetiap SKPD yang dipandang nilainya terlalu besar.
“Banggar telah mengurangi semua usulan SKPD yang kami anggap mubazir dan berlebihan, seperti pengadaan ATK yang diatas 50 juta, penataan ruangan kepala SKPD, pengadaan AC serta biaya perjalanan dinas yang diatas 2 Milyard. Secara akumulasi hasil pemangkasan ini sejumlah kurang lebih 17 M dan ditambahkan pada anggaran rutin Pembangunan,” urai politisi PAN ini dengan lugas, sambil menegaskan bahwa dana inilah yang kemudian dikenal sebagai dana aspirasi itu.

Lebih rinci Rahmat Lamaji menguraikan sebab dan alasan banggar mengurangi usulan SKPD ini, misalnya ada SKPD yang mengusulkan pembelian ATK sebesar 50 juta Rupiah, boleh dibayangkan berapa banyak rim kertas yang akan digunakan, berapa tinta komputer yang dibutuhkan, serta ATK lainnya dalam satu tahun. Demikian halnya dengan pengadaan AC, ada SKPD yg telah mengusulkan pada tahun anggaran sebelumnya dan tahun ini pula diusulkan, mubazir kan? Serta anggaran perjalanan Dinas  beberapa SKPD yang nilainya diatas 2 Miliard, ini kami pangkas setelah kami mengevaluasi seberapa pentingnya kegiatan perdis oleh SKPD yang berhubungan dengan tupoksinya.

Pada akhir perbincangannya dengan awak media KP, Politisi PAN yang dikenal sangat santun itu menghimbau kepada seluruh SKPD untuk tidak menjadikan alasan kepada pihak ketiga bahwa semua kegiatan di SKPD itu berasal dari dana aspirasi, Jadi upaya yang kami lakukan hanya menambah dana rutin pembangunan yang sudah ada.

Semoga saja prestasi ini tidak bertujuan untuk mendapatkan prestise, baik secara kelembagaan maupun personal Anggota Legislatif. (*MM)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker