POLITIK

PEMERINTAHAN SINAR DIANGGAP LAMBAN, THOMAS SIAP MAJU.

GORUT (KP) – Dimana saja setiap rezim pemerintahan yang sedang berkuasa pasti menuai pro dan kontra dari warganya, apalagi dari lawan politik.

Seperti di Kabupaten Gorontalo Utara, Kab. Termuda ini kini di nakhodai oleh  Bupati Indra Yasin dan Wakil Bupati Ron Imran. Pasangan yang didukung oleh lebih dari 10 Parpol di Gorut dengan jargon “SINAR” pada pilkada 2013 ini sebenarnya telah banyak berbuat untuk memajukan daerah ini minimal sejajar dengan kabupaten lainnya di Propinsi Gorontalo. Namun kemungkinan besar dalam 4 tahun pemerintahannya SINAR tetap saja dituntut untuk merealisasikan semua janji kampanye dahulu yang tertuang dalam 10 Program Gratis. Bila dicermati dan disimpulkan bahwa ke 10 program ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan membawa masyarakat Gorut menuju Gerbang Sejahtera. Apakah ini sudah memenuhi keinginan masyarakat Gorut??

Hamzah Siddik, warga masyarakat Kabupaten Gorontalo Utara, yang juga Aleg Deprov Gorontalo dari Partai Golkar ini, menilai bahwa pemerintahan SINAR selama 4 tahun terakhir sangat lamban, terautama dalam hal mengentaskan kemiskinan. Sehingga Politisi Muda Partai Golkar ini agak berharap agar terjadi pergantian pimpinan pada suksesi Pilkada Goronatalo Utara 2018.

Kepada awak media ini, Hamzah Siddik yang juga Ketua AMPG Gorut itu optimis bahwa pada suksesi nanti Partai Golkar akan bisa memenangkan kompetisi dengan mengusung Thomas Mopili sebagai Calon Bupati. Ditanya tentang kesiapan dan kesolidan Partai Golkar, dengan tegas Ketua AMPG yang biasa disapa Bung HS ini mengatakan bahwa pada prinsipnya Partai Golkar solid dan siap mengusung Thomas pada pilkada 2018.

“Ya partai Golkar solid mengusung Thomas dipilkada Gorut 2018,sebab beliau mendapatkan dukungan penuh dari tingkat DPD,PK dan PD Golkar Kabupaten Gorontalo Utara. Disentil tentang kemungkinan Bupati Indra Yasin yang juga Kader Partai Golkar bakal maju lagi di pilkada 2018,Bung HS mengatakan sangat menghargai langkah tersebut. Saya sangat menghargai kemungkinan tersebut karena itu merupakan hal politik beliau.

Apakah karena kemenangan Mutlak Rusli Habibi di Kabupaten Gorontalo Utara sebesar 70% yang menyebabkan HS yakin dan optimis? Secara diplomasi ia pun menampik, itu bukanlah satu satunya indikator, namun semangat juang yang tinggi dengan dilandasi oleh rasa pengabdian kepada masyarakat dan kerja keras yang ditunjukan oleh kader partai Golkar selama ini, saya yakin angka 70% itu akan terpelihara sampai tahun 2018, papar Hamzah Siddik mengakhiri perbincangannya dengan awak media ini melalui pesan singakatnya.

Batu sandungan yang cukup besar bagi para politisi yang ingin berkompetisi di Pilkada Gorut 2018 nanti adalah kemenangan mutlak Rusli Habibie Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo yang meraup suara 70%, pada suksesi Pilgub 15 Februari 2017 yang lalu. Indikator ini merupakan modal awal Partai Golkar pada suksesi Pilkada 2018.(*MM)

 LAPORAN : ARSYAD TUNA

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker